Jakarta -
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan tunjangan profesi guru (TPG) bagi guru madrasah mulai dicairkan secara bertahap. Nasaruddin mengatakan, saat ini, pihaknya tengah mempercepat penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT).
"Tunjangan profesi guru, TPG bagi guru madrasah secara bertahap mulai dicairkan. Ini alhamdulillah. Saat ini sedang dilakukan akselerasi penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan SKAKPT bagi guru yang telah memenuhi persyaratan administrasi," kata Nasaruddin dalam rapat kerja Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasaruddin menjelaskan, berdasarkan data pemrosesan SKAKPT pada 2 dan 4 Maret 2026, dari total 405.438 guru madrasah yang memiliki Nomor Registrasi Guru, sebanyak 246.449 SKAKPT telah diterbitkan. Jumlah tersebut termasuk 32.081 guru yang lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada 2025.
"Sementara sekitar 158.989 guru yang lain masih dalam proses finalisasi administrasi untuk penerbitan SKAKPT pada tahap berikutnya," ujarnya.
Dia mengatakan, selain guru madrasah, tunjangan profesi diberikan kepada guru pendidikan agama lainnya. Untuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI), tercatat sebanyak 209.324 orang, termasuk 91.028 guru dan pengawas PAI yang lulus PPG 2025, akan menerima TPG secara bertahap.
"(Sebanyak) 5.606 guru Pendidikan Agama Kristen non-ASN yang menerima TPG 2026. Selain itu ada 9.893 guru Pendidikan Agama Kristen yang lulus PPG 2025 dan juga menerima TPG tahun ini," ujarnya.
"Jadi rekan-rekan kami dari Ditjen Agama Kristen berterima kasih kepada Pendis karena memberikan kesempatan dan peluang untuk ikut bersama-sama di memasuki TPG tadi," sambungnya.
Kemudian, 12.400 guru Pendidikan Agama Katolik menerima TPG 2026, terdiri dari 8.568 guru ASN dan 3.832 guru non-ASN. Jumlah tersebut termasuk 5.972 orang guru Pendidikan Agama Katolik yang lulus PPG pada 2025.
Selanjutnya, sebanyak 6.073 guru Pendidikan Agama Hindu menerima TPG 2026 yang terdiri atas 4.982 guru ASN dan 1.091 guru non-ASN. Dari penerima tersebut, 3.684 guru merupakan lulusan PPG 2025.
"(Sebanyak) 1.423 guru Pendidikan Agama Buddha penerima tunjangan profesi 2026 terdiri atas 561 guru non-ASN dan 862 guru ASN. Jumlah ini termasuk 512 guru Pendidikan Agama Buddha yang lulus PPG pada tahun 2025," tuturnya.
(amw/maa)


















































