Megaproyek Zuckerberg Gagal Total, 1.500 Karyawan Langsung Dipecat

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Proyek Metaverse yang pernah jadi andalan Meta nampaknya bakal jadi kenangan. Dalam sebuah laporan terbaru, Meta akan memecat 1.500 orang karyawan dari divisi Reality Labs.

Unit bisnis tersebut menjadi pusat pengembangan megaproyek Metaverse. Sebelumnya bernama Oculus, Reality Labs berkembang menjadi divisi yang berfokus pada realitas virtual dan augmented (VR/AR).

Salah satu yang dikerjakan adalah memproduksi kacamata pintar Ray-Ban Stories bersama dengan perangkat lunak VR dan AR, termasuk platform Horizon Worlds.

Laporan New York Times mengatakan Meta secepatnya akan mengumumkan PHK tersebut. Jumlah mereka yang dirumahkan adalah 10% dari total 15 ribu pekerjanya, dikutip Selasa (13/1/2026).

New York Times juga menyebutkan CTO Meta Andrew Bosworth mengadakan pertemuan 'penting tahun ini' dengan staf Reality Labs pada hari Rabu. Para karyawan diharapkan hadir secara langsung dan diadakan sehari setlah PHK diumumkan kepada publik.

PHK ini sudah terdengar sejak bulan lalu. Termasuk kebijakan pemotongan anggaran Reality Labs mencapai 30% pada 2026

Perombakan unit bisnis ini sejalan dengan langkah Meta yang kian mantap di sektor AI. Perusahaan merencanakan membangun pusat data Meta Compute berkapasitas puluhan gigawatt komputasi AI.

Anggaran belanja Meta untuk AI juga sangat fantastis, mencapai US$400 miliar (Rp 6.745 triliun) sepanjang tahun 2025.

Meta juga memiliki Superintelligence Labs untuk mendukung proyek AI. CEO Mark Zuckerberg dikabarkan terjun langsung untuk proyek dan memimpin akuisisi talenta yang dibidiknya.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |