Langkah Nyata Atasi Macet, Pemkab Sidoarjo Percepat Flyover Gedangan

22 hours ago 5

Sidoarjo -

Komitmen Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana dalam mengurai kemacetan di kawasan Gedangan terus diwujudkan. Pemkab Sidoarjo kini mempercepat pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Gedangan yang ditargetkan mulai dibangun tahun depan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo Makhmud menyebut pihaknya telah menyelesaikan verifikasi data faktual para pemilik lahan.

"Untuk saat ini memang satu minggu yang lalu itu kami lakukan verifikasi data faktual para pemilik lahan, termasuk buktinya sertifikatnya itu kami lakukan minggu lalu. Nah itu sudah selesai," ujar Makhmud kepada detikcom, Senin (31/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, Pemkab Sidoarjo kini berkoordinasi dengan sejumlah instansi yang memiliki lahan di area pembangunan.

"Nah setelah itu kami berikutnya kami undang, di antaranya ada tanah-tanah yang milik Polsek, punya pemerintah desa, punya Dinkes, punya PDAM Surabaya. Kami undang sehingga itu kami koordinasikan, termasuk KAI dan BPJS," jelas Makhmud.

Makhmud menjelaskan bahwa sejumlah instansi tersebut kini tengah mengumpulkan dokumen yang diperlukan. Sementara untuk lahan milik warga, proses pengukuran peta bidang oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) mulai dilakukan.

"Nah yang instansi-instansi itu dalam proses pengumpulan dokumen, nah yang punya warga saat ini sudah mulai pengukuran peta bidang di BPN," ujarnya.

Setelah peta bidang selesai, Pemkab Sidoarjo akan melanjutkan proses appraisal. Proses tersebut diharapkan dapat rampung dalam waktu secepatnya.

"Nah setelah peta bidang BPN nanti harapan kami seminggu dua minggu maka selesai, kami lakukan appraisal penentuan harga dari pihak ketiga," ungkap Makhmud.

Ia menegaskan proses pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Gedangan terus berjalan. Pemkab Sidoarjo juga menyebut respons masyarakat terhadap proses tersebut sejauh ini positif.

"Alhamdulillah responnya mendukung, dan berkas juga begitu, begitu kami lakukan identifikasi itu semuanya secara umum sudah memberikan data mereka. Termasuk pengajuan itu kan harus yang bersangkutan yang mengajukan peta bidang, nah peta bidang baru kita appraisal," bebernya.

Pemkab Sidoarjo sendiri telah menyiapkan anggaran Rp 200 miliar dari APBD 2026 untuk proses ganti rugi lahan. Anggaran tersebut akan ditambah Rp 200 miliar melalui APBD 2027 sehingga total Rp 400 miliar disiapkan khusus untuk kebutuhan pembebasan lahan.

Untuk mempercepat proses tersebut, Pemkab Sidoarjo juga telah membentuk Tim Pengadaan Tanah yang berkoordinasi dengan BPN, tim penilai, serta konsultan hukum.

Makhmud memastikan pembangunan Flyover Gedangan ditargetkan mulai dilakukan pada tahun depan. Pemkab Sidoarjo akan terus mengawal seluruh tahapan agar proyek tersebut dapat segera terealisasi.

"Tahun depan pembangunannya. Insyaallah kami terus berprogres," tuturnya.

Bupati Sidoarjo Subandi pun menegaskan koordinasi lintas sektor akan terus diperketat agar proses pembangunan Flyover Gedangan bisa berjalan dengan lancar.

"Kami berupaya semaksimal mungkin. Tahun ini pembebasan lahan harus rampung agar pembangunan fisik jembatan layang bisa segera terwujud demi mengurai kemacetan kronis di kawasan Gedangan," tegas Subandi.

(akn/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |