Kondisi Jalan Amblas Lenteng Agung Sore Ini, Turap Air Dibongkar Petugas

2 hours ago 1

Jakarta -

Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan membobol turap air di sisi kiri area jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Langkah ini dilakukan agar air dapat mengalir dengan lancar.

Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (30/5/2026) petugas SDA mulai membobol dinding tersebut menggunakan excavator sejak pukul 16.30 WIB hingga pukul 17.50 WIB.

Sebelum pembobolan ini dilakukan, aliran air yang melaju deras hingga mengikis fondasi material di sekitarnya. Salah satu tiang internet terlihat sedikit amblas namun masih tertahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembobolan itu membuat bagian bawah area kiri jalan terlihat jelas. Hingga sejumlah kabel listrik, internet hingga material tembok hingga tanah juga dapat terlihat.

Kondisi Jalan Amblas Lenteng Agung Sore Ini (30/5)Kondisi Jalan Amblas Lenteng Agung Sore Ini (30/5) Foto: (Rumondang/detikcom)

Bersamaan dengan itu, petugas PT PLN terlihat memeriksa aliran listrik pada kabel bertegangan tinggi yang ada di lokasi itu. Dia tampak menggunakan tracer listrik berukuran besar berwarna hitam.

Di sisi lain, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polisi Lalu Lintas (Polantas) juga mengambil bagian mengatur arus lalu lintas. Meski proses pengerjaan masih berlangsung, ruas jalan itu masih dapat dilalui pengendara meski dengan kecepatan rendah.

Kondisi Jalan Amblas Lenteng Agung Sore Ini (30/5)Kondisi Jalan Amblas Lenteng Agung Sore Ini (30/5) Foto: (Rumondang/detikcom)

Sebelumnya, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) SDA Kecamatan Jagakarsa, Sartono, menjelaskan penyebab aliran air yang deras di bawah jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung. Dia mengatakan air tersebut merupakan air yang sempat tertahan di bagian hulu.

Sartono mengatakan kerusakan jalan yang terjadi sebelumnya membuat aliran air tertahan dan menumpuk di bagian atas saluran. Saat ini, air tersebut mulai mengalir kembali setelah dilakukan perbaikan di bagian hilir.

"Sebelum semalam dikerjakan, yang pasca-rusakan kemarin ya, kan memang hole-nya gede kan awalnya. Tadi kan amblas separuh itu, nah itu memang air ngalir kan, tertahan air. Karena kemarin ambles itu, akhirnya airnya ketahan ke atas. Akhirnya ngantre-lah di atas gitu ya, air nya ngantre di atas," kata Sartono saat dihubungi, Sabtu (30/5/2026).

Sartono menyebut kondisi arus yang terlihat kuat di ujung lubang dipicu oleh penggantian material saluran menggunakan box culvert. Namun, karena pengerjaan belum rampung sepenuhnya, arus yang keluar menjadi lebih kencang.

(ond/zap)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |