Kisruh PCMB Jabar, Pengelolaan SPMB Dialihkan dari Disdik ke Diskominfo

2 hours ago 1

Jakarta -

Pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 yang banyak dikeluhkan jadi perhatian serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dedi kini mengalihkan pengelolaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dari Dinas Pendidikan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Tak hanya itu, ia sekaligus menonaktifkan Kepala UPTD Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Disdik Jabar, Suhendar, karena dianggap tak mampu mengawal proses pendaftaran PCMB.

Langkah tersebut diambil setelah gelombang keluhan masyarakat terus bermunculan dalam beberapa hari terakhir. Ribuan calon murid mengalami kendala, mulai akun yang belum terverifikasi, gagal masuk ke sistem, data yang tidak terbaca, hingga persoalan peserta Sekolah Maung yang harus kembali mengikuti proses pendaftaran reguler.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dedi bahkan turun langsung ke kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk mendengar keluhan para orang tua siswa dan meminta penjelasan dari tim yang bertanggung jawab terhadap sistem pendaftaran.

Menurut Dedi, sejak awal Pemprov Jabar sebenarnya telah memiliki kebijakan bahwa seluruh aplikasi pemerintahan harus dibangun dan dikelola secara terintegrasi oleh Diskominfo. Karena itu, ia menilai pengembangan aplikasi secara terpisah oleh perangkat daerah menjadi salah satu persoalan yang harus segera dibenahi.

Karena itu, pengelolaan sistem SPMB kini resmi berada di bawah kendali Diskominfo Jawa Barat. Untuk sementara, Dedi menunjuk Kepala Bidang e-Government Diskominfo Jabar, Mark Aditya, sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala UPTD Tikomdik.

"Ditangani dulu (Diskominfo) sampai ada definitif pejabat baru," kata Dedi, dilansir detikJabar, Rabu (10/6/2026).

Pergantian itu dilakukan bersamaan dengan penonaktifan Suhendar dari jabatannya sebagai Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar.

Simak selengkapnya di sini.

(yld/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |