Kebakaran Desa Sade, PNM Bantu Nasabah Mekaar Lewati Masa Sulit

21 hours ago 6

Jakarta -

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, kebakaran melahap ratusan rumah tradisional suku Sasak. Warga berlarian menyelamatkan diri tanpa sempat membawa barang-barang. Rumah, alat tenun, hasil produksi, hingga kios kerajinan turut terbakar. Kondisi ini membuat sebagian warga kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber penghasilan.

Desa Adat Sade merupakan salah satu kampung wisata budaya di Lombok. Sejumlah perempuan di sana menjalankan usaha kecil, termasuk nasabah PNM Mekaar yang mengandalkan kerajinan tenun sebagai sumber pendapatan keluarga. Kebakaran membuat aktivitas usaha warga ikut terhenti. Kain songket dan selendang khas Sasak yang menjadi produk kerajinan pun turut terdampak akibat kebakaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merespons kondisi ini, PNM kemudian menyalurkan bantuan untuk mendukung warga yang terdampak. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya PNM untuk mendampingi nasabah hingga kondisi berangsur pulih.

"Kami ingin memastikan bahwa ketika masyarakat sedang berada dalam situasi sulit, PNM tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga tetap bersama mereka sampai kondisi berangsur pulih. Setelah kebutuhan darurat terpenuhi, kami akan terus melihat kebutuhan lanjutan, termasuk bagaimana nasabah dapat kembali menjalankan aktivitas dan usahanya," ujar Direktur Utama PNM, Kindaris dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Semangat tersebut diterapkan PNM Peduli di Desa Adat Sade dengan terlebih dahulu melihat kebutuhan yang paling mendesak di lapangan. Sebelum penyaluran dilakukan, tim turun langsung untuk memastikan dukungan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan nasabah dan masyarakat terdampak, bukan sekadar mengirimkan paket bantuan umum.

PNM Peduli menyalurkan bantuan ke Desa Adat Sade dengan terlebih dahulu memetakan kebutuhan warga terdampak. Tim PNM turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi nasabah dan masyarakat.

Dari pemetaan tersebut, perlengkapan rumah tangga menjadi salah satu kebutuhan utama. Hampir seluruh peralatan untuk memasak, makan, minum, dan aktivitas sehari-hari ikut musnah bersama rumah yang terbakar.

Bagi warga yang kehilangan hampir seluruh isi rumah, perlengkapan tersebut menjadi kebutuhan penting untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan itu juga menjadi langkah awal pemulihan setelah kebakaran.

Kehadiran PNM Peduli di Desa Adat Sade merupakan respons terhadap kondisi nasabah terdampak dilakukan dengan cepat sekaligus mempertimbangkan kebutuhan nyata di lapangan. PNM Peduli menyalurkan bantuan kurang dari satu minggu setelah kebakaran terjadi. Bantuan diberikan langsung kepada warga terdampak berdasarkan kebutuhan yang ditemukan di lapangan.

(akn/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |