Bekasi -
Polisi memburu kawanan perampok yang menguras brankas salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, setelah menyekap dan menodong karyawan dengan pistol mainan. Polisi menyebut para pelaku menguras duit Rp 130 juta dari dalam brankas.
"Kalau dari keterangan, ya kurang lebih Rp 130 jutaan lah, katanya, infonya," ujar Kapolsek Babelan Kompol Wito saat dihubungi wartawan, Kamis (12/3/2026).
Wito mengatakan korban berjumlah lima orang. Para korban disekap di mes dan ditodong senjata mainan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau yang di situ nginep ya 5 orang. Banyak kan di situ yang orang pada tidur," katanya.
Tidak hanya itu, para pelaku juga menyumpal mulut korban dengan kain. Para korban akhirnya bisa menyelamatkan diri dengan melepaskan ikatan pada tangannya.
"Iya di... apa, ada kain selimutnya tutupi itu lho mulutnya (disumpal). Kan dia (korban) bisa ngebuka lepasan tangannya sendiri," sambungnya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (10/3) sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku diperkirakan berjumlah empat orang masuk ke kantor SPBU melalui bagian belakang.
Para pelaku lalu menodong karyawan dengan senjata api, yang belakangan diketahui bahwa senjata tersebut hanya mainan. Para pelaku kabur setelah menguras isi brankas.
"Para pelaku merusak pintu, mengancam korban dan para saksi dengan senjata, kemudian membawa kabur isi brankas," ujar Kabid Humas Polda Metro, saat dihubungi wartawan, Kamis (12/3/2026).
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kasus ini saat ini masih dalam penyelidikan Polres Metro Bekasi dan Polsek Babelan.
"Tim gabungan Polres Bekasi dan Polda Metro Jaya mendalami dan memburu pelaku," pungkasnya.
Saksikan Live DetikSore:
(dvp/mea)

















































