Jakarta -
Apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 untuk pelayanan perayaan Idul Fitri digelar di Monas, Jakarta Pusat (Jakpus). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan ada 161.243 personel dan 2.746 pos disiapkan untuk pengamanan Idul Fitri.
"Peserta apel dan para hadirin yang saya hormati, tidak lama lagi kita akan menyambut perayaan Hari Raya Idulfitri yang merupakan salah satu agenda penting nasional. Momentum ini tentunya mampu mendorong perputaran uang yang signifikan dan memberikan multiplier effect di seluruh daerah sepanjang seluruh rangkaian berjalan dengan baik, aman, dan lancar," ujar Jenderal Sigit dalam sambutannya di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).
Jenderal Sigit menjelaskan berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat pada lebaran tahun 2026 mencapai 143,9 juta orang, atau turun sebesar 1,75% yaitu 2,5 juta orang dibanding tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang. Meskipun demikian, Polti tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realisasi pergerakannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terlebih lagi, terdapat stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik. Antara lain diskon tarif tol dan tiket untuk transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere (WFA)," jelasnya.
"Guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idulfitri dan libur lebaran, Polri dengan didukung TNI dan stakeholder terkait menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi Ketupat 2026 selama 13 hari. Mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan," tambahnya.
Berdasarkan hasil rakor lintas sektoral, puncak arus mudik dan arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada tanggal 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada tanggal 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
"Selain itu, Polri telah menyiapkan 2.746 pos, yang terdiri dari 1.624 pos pam, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu. Sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan," ungkapnya.
"Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid, lokasi salat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara," tutupnya.
Simak juga Video 'Stasiun Gambir Masih Sepi Pemudik pada H-8 Lebaran':
(dvp/jbr)


















































