Kapolri Ajak Masyarakat Dukung Upaya Presiden Prabowo Redam Eskalasi di Timur Tengah

7 hours ago 5
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan kegiatan Silaturahmi Ramadan di Mapolda Jawa Barat bersama jajaran pimpinan daerah dan masyarakat Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Sigit mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan konsolidasi guna menghadapi dampak ketegangan geopolitik akibat konflik di Timur Tengah (Timteng).

Acara ini dikemas dalam bentuk buka puasa bersama yang dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat Jawa Barat, mulai dari jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, komunitas, hingga elemen dari ojek online (ojol), buruh, mahasiswa, dan budayawan.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Kajati Jabar Hermon Dekristo, serta KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang tentunya saya berterima kasih bahwa acara ini adalah merupakan bentuk bagaimana Jawa Barat masyarakatnya bisa menjaga persatuan dan kesatuan. Dan tentunya ini selalu menjadi pesan kita bahwa situasi yang sedang kita hadapi, dampak global yang kita hadapi tentunya ini membutuhkan kebersamaan, persatuan, dan itu adalah kunci utama untuk menjaga agar stabilitas kamtibmas tetap terjaga," ujar Jenderal Sigit usai acara di Mapolda Jawa Barat, Rabu (4/3/2026).

Jenderal Sigit menambahkan bahwa soliditas seluruh elemen bangsa sangat diperlukan agar program-program pemerintah dalam menyejahterakan rakyat tetap berjalan lancar di tengah tekanan global.

"Karena apapun yang kita hadapi, Indonesia tentunya harus tetap bisa menjalankan program. Pemerintah harus bisa melaksanakan amanatnya untuk mendukung, mendorong terjadinya pertumbuhan dan tentunya mensejahterakan masyarakatnya. Dan ini semua bisa kita lalui apabila kita bersatu," imbuhnya.

Jenderal Sigit menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto dan jajaran pemerintah saat ini terus berjuang melalui jalur diplomasi untuk berperan aktif mewujudkan perdamaian dunia guna meredam eskalasi di Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia.

"Dan kita pernah menghadapi situasi-situasi yang ada. Tentunya kita menginginkan situasi global yang ada ini segera bisa selesai, dan pemerintah tentunya saat ini terus berjuang untuk ikut aktif segera menyelesaikan konflik-konflik yang ada, sehingga kemudian perdamaian juga bisa muncul. Di satu sisi, implikasi dari dampak global terkait dengan eskalasi di Timur Tengah tentunya juga memunculkan hal-hal yang harus kita waspadai," jelas Jenderal Sigit.

Oleh karena itu, Jenderal Sigit menegaskan pentingnya pengawalan terhadap program strategis nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan dan energi.

"Pemerintah juga terus melaksanakan konsolidasi, bertemu dengan seluruh tokoh-tokoh yang ada untuk kemudian bersama-sama kita menghadapi ini semua. Dan tentunya apa yang menjadi program terkait dengan masalah ketahanan pangan, terkait program yang terkait dengan masalah ketahanan energi, tentunya juga harus kita terus kawal, kita terus dorong. Ini sebagai bagian dari upaya kita untuk menghadapi dinamika global yang ada," paparnya.

Selain membahas isu global, Jenderal Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Jawa Barat yang telah menjalankan program kemanusiaan yang menyentuh langsung masyarakat kecil, seperti pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

"Terima kasih Pak Gubernur, Pak Kapolda, Pak Pangdam yang telah terus bersinergi. Pak Kapolda yang telah membuat program-program yang tentunya ini juga menyentuh masyarakat kelas bawah yang membutuhkan. Program Rutilahu ya, bagi masyarakat-masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni. Tentunya saya memberikan apresiasi dan terus lakukan kegiatan-kegiatan yang tentunya ini sangat bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.

Berdasarkan data, program Rutilahu Polda Jabar mencakup 168 unit rumah yang tersebar di 23 wilayah, di mana 67 unit telah rampung dan 101 unit lainnya masih dalam pengerjaan. Kapolri berharap Polri terus mendengar aspirasi masyarakat demi terwujudnya institusi yang semakin Presisi.

"Laksanakan tugas dengan baik sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat tentang Polri harus bisa melaksanakan dan mendengar apa yang menjadi aspirasi dan harapan masyarakat, sehingga kemudian semakin hari institusi ini bisa melaksanakan tugas sesuai dengan harapan dan apa yang diinginkan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Polda Jawa Barat," pungkasnya.

Simak juga Video 'Menjaga Lisan dan Jempol di Dunia Digital':

(rfs/hri)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |