Jakarta, CNBC Indonesia - Ekosistem kampus kini mulai berubah berkat kehadiran teknologi kecerdasan buatan (AI). Universitas Oxford menjadi salah satunya setelah resmi mengintegrasikan rangkaian alat AI dari Google ke dalam proses belajar, penelitian, dan administrasi akademik.
Oxford dan Google mengumumkan kemitraan strategis untuk menghadirkan Gemini for Education, NotebookLM, serta model terbaru Gemini 3 kepada mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Akses diberikan melalui workspace Google yang aman, dengan opsi lisensi Pro bagi fakultas dan kolese.
Kebijakan ini diambil setelah program percontohan menunjukkan hasil positif. Dari survei internal, 85% responden menyatakan produktivitas meningkat dan hampir 75% mengaku bekerja lebih efektif saat menggunakan alat AI Google.
"Alat ini akan memastikan peneliti dan akademisi kami dapat memanfaatkan potensi AI untuk mempercepat riset berdampak tinggi, memfasilitasi terobosan, dan mendorong inovasi," ujar Alwyn Collinson, Kepala AI Competency Centre University of Oxford, dikutip dari laman resmi Google, Rabu (21/1/2026).
Melalui lisensi Gemini Pro, komunitas Oxford juga mendapat akses ke Deep Research, asisten akademik berbasis AI yang dapat merancang rencana penelitian bertahap, mengkaji ratusan sumber, dan menyusun laporan multi-halaman dengan sitasi.
Sementara fitur Guided Learning pada Gemini for Education berfungsi sebagai pendamping belajar personal yang mendorong pemahaman secara bertahap alih-alih sekadar memberi jawaban.
Oxford menyatakan langkah ini bukan semata soal efisiensi, tetapi juga literasi AI di tingkat pendidikan tinggi. Kampus melihat AI sebagai keterampilan masa depan yang harus dimiliki mahasiswa, peneliti, dan tenaga pendidik.
Program percontohan mengidentifikasi manfaat pada percepatan penelitian, dukungan proposal hibah, hingga peningkatan produktivitas administratif. Oxford menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari komitmen memperkuat posisi universitas sebagai institusi riset global.
Oxford menjadi salah satu universitas besar yang mengoperasikan platform AI secara sistemik, sekaligus menjadi contoh bagaimana kampus dapat merespons perubahan teknologi dalam dunia pendidikan.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]


















































