Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa dirinya tidak akan merasa sukses sebagai Menteri ESDM apabila masih ada desa dan kelurahan di Indonesia yang belum menikmati aliran listrik.
"Bapak Ibu semua, kalau boleh jujur saya katakan, dan lubuk hati yang paling dalam, saya merasa Insya Allah sampai selesai menjadi kabinet sukses, kalau semua desa-desa, lurah-lurah itu semua diairi dengan listrik semuanya," kata Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (22/1/2026).
Menurut dia, sekalipun capaian target lifting minyak dan gas bumi tercapai, namun apabila masih ada masyarakat di wilayah terpencil yang hidup tanpa akses listrik, maka dia merasa gagal menjadi Menteri.
"Sekalipun katakanlah lifting tercapai, tapi kalau saudara-saudara kita di desa-desa, di lurah-lurah itu belum dapat listrik, saya menganggap saya Menteri yang gagal," ujarnya.
Bahlil menyampaikan keprihatinan atas ketimpangan infrastruktur dasar di Indonesia, meskipun telah mencapai 80 tahun kemerdekaan. Ia lantas menceritakan pengalaman masa kecilnya tumbuh di desa tanpa listrik, di mana ia belajar menggunakan lampu pelita sehingga area wajahnya sering hitam.
"Dan saya mendapat vitamin besar dari Bapak Ibu semua, anggota Komisi 12, untuk bagaimana bisa kita mewujudkan dan kita menuntaskan, agar saudara-saudara kita belum ada listrik," katanya.
Oleh karena itu, pemerintah akan terus berupaya menambah Bantuan Pasang Baru Listrik gratis untuk masyarakat yang belum teraliri.
"Nanti kita minta teman-teman Komisi 12 juga untuk membantu kami agar program-program itu mencapai sasaran," katanya.
(wia)
[Gambas:Video CNBC]


















































