Jelang Libur Lebaran, Menko PMK Harap Waktu Keberangkatan Pemudik Tersebar

1 hour ago 1

Cilegon -

Pemerintah berharap waktu keberangkatan pemudik bisa tersebar dan tidak menumpuk di satu waktu yang sama. Menurut dia, cuti dan libur panjang sebelum Lebaran bisa jadi pilihan warga menentukan hari keberangkatan mudik.

"Prediksi puncak mudik itu tanggal 18 Maret 2026, tapi kan kami harap arus mudik tersebar merata di beberapa hari. Karena ini rentang waktunya cukup panjang. 13 Maret mulai weekend, kemudian disambung kerja dari mana saja bagi ASN, disambung cuti bersama, disambung Nyepi, dan Idul Fitri," kata Menko PMK Pratikno di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Jumat (13/3/2026).

Diketahui, Lebaran jatuh pada Jumat, 20 Maret atau Sabtu, 21 Maret 2026. Pada 18 dan 19 Maret juga merupakan cuti dan libur hari raya Nyepi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pratikno menyampaikan, tingkat kepuasan dalam Operasi Ketupat tahun lalu cukup tinggi. Dia berharap tahun ini bisa menghasilkan nilai yang lebih baik dari tahun lalu.

"Jadi walaupun demikian, kita tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga sebelumnya, misalnya antisipasi cuaca dan lain-lain. Oleh karena itu, kita mengharapkan semua pihak sinergis, semua pihak bekerja responsif, melayani secara ramah," katanya.

Dia pun meminta agar masyarakat selalu mengikuti pemberitaan dan informasi terkini mengenai mudik. Pemudik diimbau mengikuti arahan dari petugas agar tetap aman dan nyaman selama perjalanan.

"Dan juga tentu saja kami harapkan kepada masyarakat untuk selalu mengikuti pemberitaan dan juga mengikuti arahan dari petugas. Ini adalah kerja kita bersama supaya mudik dan arus balik nanti berjalan dengan aman, nyaman, lancar, dan selamat," katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan ada sejumlah inovasi yang dilakukan untuk mengurai antrean di Pelabuhan Merak, Banten. Ia menyebut keputusan itu diharapkan bisa memperlancar mudik Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026.

"Saya melihat ada beberapa inovasi tambahan yang diharapkan juga bisa mengurai permasalahan dari tahun ke tahun yang terkait dengan antrean. Ada penambahan buffer zone dan juga penambahan pelabuhan-pelabuhan baru," ucap Sigit di Pelabuhan Merak.

Diketahui, ada tiga tambahan buffer zone di wilayah sekitar Pelabuhan Merak. Selain itu, Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera digunakan sebagai alternatif jika terjadi penumpukan kendaraan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon.

"Tentunya kita harapkan ini betul-betul bisa disosialisasikan," ucapnya.

(aik/idn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |