Jelang Lebaran, Kapolri Jamin Keamanan Rumah Buruh yang Ditinggal Mudik

8 hours ago 3

Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri akan memberikan perlindungan keamanan bagi rumah masyarakat yang ditinggal mudik saat perayaan Idul Fitri. Dia meminta masyarakat melaporkan rumah yang ditinggal mudik ke kantor polisi terdekat.

Hal itu disampaikan Jenderal Sigit dalam acara Silaturahmi Ramadan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat. Pengamanan itu dalam rangkaian kegiatan terpusat Operasi Bhayangkara 2026.

"Menghadapi hari raya, Polri melaksanakan Operasi Ketupat, ini operasi untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan juga merayakan Idul Fitri," kata Jenderal Sigit pada acara yang diselenggarakan di PT NOK Indonesia, Jumat (6/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenderal Sigit menegaskan kepolisian tidak hanya berfokus pada pengamanan arus mudik, tapi juga memberikan layanan bagi masyarakat, termasuk buruh, yang meninggalkan rumah selama libur Lebaran.

"Silakan nanti kalau ada teman-teman buruh yang mungkin akan meninggalkan rumahnya dan khawatir rumahnya kosong, silakan dilaporkan ke Polsek atau kantor polisi terdekat untuk dipatroli," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, sejumlah pos pengamanan dan pelayanan akan didirikan di berbagai titik jalur mudik untuk memberikan fasilitas bagi para pemudik. Pos-pos tersebut dapat dimanfaatkan oleh para buruh dan masyarakat yang melakukan perjalanan jauh untuk beristirahat, berbuka puasa, atau sahur selama perjalanan.

"Kalau yang capek di tengah jalan, ingin istirahat, atau mungkin berbuka puasa dan sahur, silakan mampir di pos-pos pelayanan yang sudah kami siapkan," imbaunya.

Ketua Dewan Penasihat KSPSI juga mendorong penyediaan fasilitas mudik gratis. Termasuk perusahaan-perusahaan industri, guna membantu meringankan biaya perjalanan para buruh yang pulang ke kampung halaman.

"Mudah-mudahan teman-teman di industri juga mempersiapkan itu (mudik gratis). Sehingga kemudian, ini juga bisa meringankan beban dari rekan-rekam buruh yang akan melaksanakan mudik," tutur Jenderal Sigit.

Kapolri Jeneral Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena WeaKapolri Jeneral Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea. (Dok. Istimewa)

Dalam kesempatan itu, Jenderal Sigit turut mengapresiasi KSPSI yang selalu memperjuangkan aspirasi buruh dengan cara yang baik dan konstruktif.

"Alhamdulillah semua yang diperjuangkan ini ternyata berhasil sehingga kemudian, kita harapkan bahwa yang kita lakukan ini menjadi role model," pungkas Jenderal Sigit.

Hadir pula di lokasi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan para Dewan Penasihat KSPSI yakni Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan (Bidang Mitigas Masalah Hubungan Industrial), Komjen Imam Widodo (Bidang Organisasi), Ferriyady Hartadinata (Bidang UMKM dan Koperasi), Irjen (P) Cahyono Wibowo (Bidang Penegakan Hukum).

Kapolri hadir dampingi Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Karobinkar SSDM Polri Brigjen Langgeng Purnomo. Tampak pula hadir Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Dirtipidter Bareskrim Polri selaku Kasatgas Desk Ketenagakerjaan Polri Brigjen Moh Irhamni.

(ond/lir)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |