Warga Iran memadati jalan-jalan ibu kota Teheran pada Selasa (21/4/2026), bertepatan dengan pameran persenjataan rudal balistik oleh militer. Aksi memperlihatkan antusiasme massa di tengah situasi konflik yang belum mereda. (Tangkapan Layar Video Reuters/POOL via WANA)
Kerumunan besar terlihat berkumpul di Lapangan Vanak dan Lapangan Enghelab. Mereka mengibarkan bendera Iran sambil menyaksikan rudal balistik yang dipajang sebagai simbol kekuatan militer negara tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/POOL via WANA)
Di saat yang sama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan memperpanjang gencatan senjata yang sebelumnya hanya berlaku selama 14 hari. Perpanjangan ini disebut bertujuan memberi ruang bagi kelanjutan pembicaraan damai antara Teheran dan Washington. (Tangkapan Layar Video Reuters/POOL via WANA)
Namun hingga Rabu (22/4/2026), hari berakhirnya masa gencatan senjata awal, belum ada kejelasan apakah Iran maupun Israel sekutu utama AS dalam konflik ini akan menyetujui perpanjangan tersebut. Ketidakpastian ini menambah ketegangan di kawasan. (Tangkapan Layar Video Reuters/POOL via WANA)
Sejumlah reaksi awal dari Teheran menunjukkan sikap skeptis terhadap pernyataan Trump. Hingga Rabu pagi, belum ada tanggapan resmi dari pejabat senior Iran terkait rencana perpanjangan gencatan senjata tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/POOL via WANA)


















































