Intelijen Iran Blak-blakan Ungkap Tujuan 'Busuk' AS dan Israel

4 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Intelijen Iran menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel masih memiliki tujuan untuk menggulingkan Republik Islam Iran serta memecah belah negara tersebut.

Melansir AFP, kementerian menyebutkan upaya tersebut kini dilakukan melalui cara-cara nonmiliter setelah gagal dicapai melalui perang terbuka.

"Musuh kini mengejar melalui cara lain tujuan menggulingkan dan memecah belah negara, yang secara terbuka mereka menyatakan di awal perang baru-baru ini namun gagal dicapai melalui serangan militer," dikutip dari pernyataan, Rabu (27/5/2026).

Kementerian Intelijen Iran mengaku mendapatkan informasi bahwa Israel dan AS akan berupaya meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran. Iran juga menuding adanya rencana penyelundupan besar-besaran senjata, amunisi, serta perangkat komunikasi ilegal khususnya perangkat Starlink yang memungkinkan askes internet melalui satelit.

Selama beberapa dekade, Iran dan Israel terlibat dalam perang bayangan yang melibatkan operasi sabotase, termasuk terhadap fasilitas nuklir Iran dan pembunuhan ilmuwan. Namun, itu terjadi sebelum perang 12 hari tahun lalu.

Itu merupakan konflik berkelanjutan pertama antara kedua musuh bebuyutan tersebut, dan setelah serangan balasan sporadis pada tahun 2024 yang tidak sampai pada perang terbuka. Iran tidak mengakui Israel dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara tersebut.

(miq/miq)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |