Jakarta -
Seorang siswa kelas XI SMAN 5 Bandung bernama Fahdly Arjasubrata (17) tewas di Jalan Cihampelas, Kota Bandung. Ia diduga menjadi korban bentrokan antarpelajar seusai buka puasa bersama.
Kepergian korban pun sudah diikhlaskan pihak keluarga. Di balik kasus ini, ada harapan besar supaya tragedi tersebut tak lagi terulang dan merenggut kehidupan para generasi muda di masa mendatang.
"Semua pihak sudah terbuka, termasuk kepolisian. Justru sekarang kita harus bersama-sama supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi," kata ayah korban, Firdan Ardjasubrata, dilansir detikJabar, Minggu (15/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jasad Fadhly ditemukan tergeletak di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung. Kabar ini pun mendadak geger setelah rekaman video amatir di lokasi kejadian viral di media sosial Instagram.
Dalam potongan video yang beredar, tampak sejumlah pemuda berkerumun di dekat sebuah sepeda motor yang terjatuh, tak jauh dari posisi tubuh korban yang sudah tak berdaya. Setelah unggahan ini viral, muncul sejumlah kabar mengenai penyebab meninggalnya korban.
Berdasarkan keterangan salah seorang warga sekitar, peristiwa ini bermula saat korban dan rombongannya pulang dari acara bukber. Mereka datang dalam kelompok besar menggunakan puluhan sepeda motor dari arah Ciumbuleuit. Korban diduga berada di posisi barisan belakang rombongan.
Namun setibanya di lokasi, bentrokan yang belum diketahui kronologi dan motifnya itu tiba-tiba pecah. Diduga, bentrokan itu melibatkan pelajar SMAN 5 Bandung dengan SMAN 2 Bandung.
Baca berita selengkapnya di sini.
(rdp/idh)


















































