Gelar Buka Puasa Bersama, Pemkab Gianyar Tekankan Toleransi dan Persatuan

14 hours ago 1

Jakarta -

Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar buka puasa bersama di Taman Maheswara, halaman belakang Kantor Bupati Gianyar, Rabu (4/3). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan semangat kebersamaan lintas elemen di Kabupaten Gianyar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menyampaikan Bulan Suci Ramadan merupakan bulan istimewa bagi umat Muslim, penuh berkah dan ampunan, sekaligus mengajarkan kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama.

"Acara Buka Puasa dan Safari Ramadan seperti ini memiliki makna yang sangat penting. Selain sebagai momentum ibadah dan rasa syukur, juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Gianyar yang kita cintai," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agung Mayun menegaskan pentingnya menjaga keberagaman agar keharmonisan dan toleransi antar umat beragama tetap terpelihara. Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan.

"Saya percaya, kekuatan terbesar Kabupaten Gianyar terletak pada persatuan dan gotong royong masyarakatnya. Ketika kita mampu menjaga kebersamaan, saling mendukung, dan bekerja sama, maka berbagai tantangan pembangunan dapat kita hadapi dengan lebih baik," tegasnya.

Agung Mayun juga menyampaikan Pemkab Gianyar terus berupaya mewujudkan masyarakat yang aman, maju, inklusif, berdaya saing, berbudaya, dan berkelanjutan.

"Kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Gianyar, saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga ibadah yang dijalankan senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, dan keberkahan, serta kita semua dapat dipertemukan kembali dengan hari kemenangan dalam keadaan penuh kebahagiaan," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Bali I Gusti Made Sunartha menyebut Ramadan sebagai momentum introspeksi dan pengendalian diri. Ia menambahkan, berdekatan waktunya dengan Imlek dan Nyepi mencerminkan keberagaman sekaligus kerukunan umat beragama di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, panitia turut menyalurkan bantuan sembako kepada umat Muslim kurang mampu sebagai bentuk kepedulian dan dukungan sosial di bulan suci Ramadan.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, jajaran Kementerian Agama Provinsi Bali dan beberapa kabupaten, Forkopimda Gianyar, Pengadilan Negeri Gianyar, Danyon Zipur 18 YKR, FKUB, MUI, Dewan Masjid Indonesia, Baznas, anggota DPRD, kepala OPD, serta perwakilan umat Muslim di Kabupaten Gianyar.

Lihat juga Video: Buka Puasa di Masjid Al-Ittihaad Tebet, Mirip di Jogokariyan Yogya!

(ega/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |