Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Eksekutif jaringan hotel global Hyatt, Thomas Pritzker, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin (16/2/2026) waktu setempat. Keputusan ini diambil setelah serangkaian email yang mengungkap hubungan dekatnya dengan terpidana pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein, tersebar ke publik.
Pebisnis asal Amerika Serikat tersebut diketahui tetap menjalin kontak dengan Epstein lama setelah pria itu dinyatakan bersalah atas kasus prostitusi anak di bawah umur pada tahun 2008 silam. Epstein sendiri ditemukan tewas di dalam penjara pada tahun 2019 dalam peristiwa yang dinyatakan sebagai bunuh diri saat menunggu persidangan atas kasus perdagangan seks gadis di bawah umur.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip oleh berbagai media Amerika Serikat, Pritzker menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral demi menjaga nama baik perusahaan.
"Kepemimpinan yang baik berarti melindungi Hyatt, terutama dalam konteks hubungan saya dengan Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell, yang sangat saya sesali," ujar Pritzker dalam pernyataan tertulisnya.
Ghislaine Maxwell, rekan dekat Epstein, saat ini sedang menjalani hukuman penjara selama 20 tahun. Ia terbukti bersalah atas perannya dalam konspirasi perdagangan manusia bersama pendana yang kini telah dipermalukan tersebut.
Pihak manajemen Hyatt dalam keterangan resminya mengonfirmasi pengunduran diri tersebut tanpa menyebutkan nama Epstein secara spesifik dalam rilis mereka. Hyatt menyatakan bahwa Pritzker akan pensiun dari perannya sebagai ketua eksekutif dewan direksi dan tidak akan mencalonkan diri kembali dalam pertemuan pemegang saham perusahaan pada Mei mendatang.
Laporan media Amerika Serikat menyoroti salah satu pertukaran email pada tahun 2018 di mana Epstein meminta bantuan Pritzker untuk mengamankan reservasi bagi seorang wanita yang sedang bepergian di Asia. Wanita tersebut memberi tahu Pritzker bahwa dia sedang berusaha mencarikan kekasih baru untuk Jeffrey Epstein.
Menanggapi permintaan tersebut, Pritzker memberikan jawaban singkat melalui pesan elektronik yang kini menjadi sorotan publik. "Semoga kekuatan menyertaimu (May the Force be with you)," jawab Pritzker dalam potongan email tersebut.
Dokumen mengenai Epstein yang dirilis oleh Pemerintah Amerika Serikat, termasuk ribuan korespondensi email, telah mengungkap jaringan hubungannya dengan orang-orang kaya dan berkuasa di seluruh dunia.
Banyak tokoh dunia yang akhirnya terpaksa mengundurkan diri dari posisi mereka karena terseret skandal dan tercemar oleh hubungan mereka dengan Epstein, meski dokumen tersebut tidak selalu membuktikan adanya tindak pidana yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait.
Thomas Pritzker sendiri merupakan sepupu dari Gubernur Illinois, J.B. Pritzker. Sang gubernur disebut-sebut sebagai salah satu kandidat potensial untuk nominasi calon presiden dari Partai Demokrat pada pemilihan tahun 2028 mendatang.
(tps/tps)
[Gambas:Video CNBC]

















































