Dunia Dihantam Krisis, Korea Langsung Bangun Pabrik Rp 217 Triliun

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Dunia menghadapi krisis chip yang diprediksi akan makin parah di masa depan. Para pabrikan chip yang memprioritaskan produksi chip AI telah mengesampingkan produksi chip konvensional untuk perangkat elektronik konsumen seperti HP, komputer, dan peralatan rumah tangga.

Padahal, permintaan chip AI dan chip konvensional sama-sama meningkat tajam. Alhasil, harga chip memori melambung tinggi dan membuat produsen perangkat elektronik berhadapan dengan dilema, apakah ingin menaikkan harga jual barang atau mereduksi kualitas komponen hardware.

Di satu sisi, harga chip memori yang tinggi juga berdampak pada pengembangan teknologi AI. Biaya yang mahal membuat raksasa teknologi harus merogoh kocek lebih dalam membangun data center AI.

Di tengah krisis tersebut, produsen chip memori asal Korea Selatan, SK Hynix, akhirnya mengambil tindakan. SK Hynix mengumumkan pada pekan ini bahwa pihaknya akan berinvestasi sebesar 19 triliun won (Rp217 triliun) untuk membangun fasilitas produksi baru.

SK Hynix akan memperluas produksinya demi memenuhi permintaan yang terkait dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), dikutip dari CNBC International, Selasa (13/1/2026).

Fasilitas baru ini akan berlokasi di Cheongju. Konstruksinya akan dimulai pada April mendatang dan diprediksi rampung pada akhir 2027, menurut keterangan SK Hynix.

Fasilitas baru ini akan fokus pada pengemasan chip canggih, meliputi penggabungan beberapa chip memori menjadi satu unti berkinerja tinggi untuk menggenjot performa dan efisiensi daya, sembaru mengurangi ukuran produk.

SK Hynix merupakan salah satu produsen chip memori terbesar di dunia dan mendominasi chip memori dengan bandwidth tinggi (HBM). Chip memori buatan SK Hynix digunakan pada prosesor AI, termasuk yang dirancang oleh Nvidia.

Investasi terbaru SK Hynix bertujuan untuk memenuhi permintaan HBM Global yang kian membludak, seiring kompetisi AI yang makin kencang. Tren ini telah memicu kenaikan harga besar-besaran.

Pesaing SK Hynix yang sama-sama dari Korea Selatan, Samsung Electronics, juga mengumumkan rencana untuk meningkatkan produksi HBM dalam beberapa bulan ke depan.

Menurut proyeksi industri, pasar HBM ditargetkan meningkat dengan level pertumbuhan tahunan sebesar 33% antara 2025-2030.

Kendati demikian, produksi memori HBM jauh lebih sulit dibandingkan memori yang digunakan untuk perangkat elektronik. Gara-gara produsen chip berupaya fokus untuk memenuhi permintaan terkait AI, suplai memori konvensional juga mengalami krisis dan kenaikan harga gila-gilaan.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |