Daftar Ketentuan Umrah Wajib Bagi Jemaah Haji Indonesia

2 hours ago 4

Jakarta - Perhatian untuk seluruh jemaah Madinah! Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyampaikan ketentuan umrah wajib untuk jemaah haji. Ketentuan ini berlaku untuk jemaah haji, ketua kloter, ketua regu, dan petugas sektor.

Mengutip dari akun Instagram Kemenhaj RI (@kemenhaj.ri), berikut ketentuan umrah wajib untuk jemaah haji.

  • Umrah wajib bagi jemaah haji Gelombang 1 dari Madinah dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
    - Jemaah yang tiba di Makkah setelah Maghrib hingga sebelum Subuh, melaksanakan umrah wajib pada pukul 10.00 WAS.
    - Jemaah yang tiba di Makkah setelah Subuh hingga sebelum Maghrib, melaksanakan umrah wajib pada pukul 22.00 WAS.
  • Bimbad Sektor di Madinah bersama petugas kloter melaksanakan bimbingan manasik umrah sebelum jemaah haji berangkat ke Makkah.
  • Ketua kloter dan Bimbad memastikan seluruh jemaah telah berniat ihram umrah di Bir Ali sebelum menuju Makkah.
  • Pelaksanaan umrah wajib bagi jemaah lansia, disabilitas dan risti dimohon dilakukan tidak bersamaan dengan jemaah sehat, dan diwajibkan berkoordinasi dengan Bimbad dan Landis sektor Daker Makkah.
  • Kloter yang memiliki jemaah pengguna kursi roda lebih dari 4 orang harus menggunakan layanan bus disabilitas dan kartu kendali saat berangkat umrah wajib.

Imbauan di Masjid Nabawi, Masjidil Haram, dan Sekitarnya

Bagi jemaah haji Indonesia, simak imbauan saat berada di Masjid Nabawi, Masjidil Haram dan sekitarnya.

  • Stop live streaming saat ibadah.
  • Jangan mendokumentasikan evakuasi medis atau jenazah.
  • Dilarang mengambil gambar ataupun video warga lokal (terutama wanita & anak-anak) demi menjaga kenyamanan dan privasi mereka.
  • Dilarang memfoto/merekam petugas keamanan yang bertugas.
  • Dilarang bershalawat secara berjamaah dengan suara keras (mengundang keramaian) di pelataran Masjid Nabawi.

Imbauan Salat Jumat Bagi Jemaah Haji Indonesia

Sehubungan dengan kondisi kepadatan jemaah, cuaca panas serta demi menjaga keselamatan, kesehatan, dan ketertiban, jemaah haji Indonesia diimbau melaksanakan salat Jumat di musala atau area yang telah disiapkan di hotel masing-masing sesuai ketentuan pelaksanaan salat Jumat. Jemaah diimbau tidak memaksakan diri menuju Masjidil Haram apabila kondisi kesehatan tidak memungkinkan. (kny/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |