Bus Rombongan Keagamaan Terguling: Penumpang Terlempar-15 Tewas

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah bus yang membawa rombongan keagamaan mengalami kecelakaan maut setelah keluar dari jalur di sebuah tikungan dan terbalik pada hari Selasa waktu Brasil. Pejabat berwenang menyatakan bahwa insiden tragis ini menewaskan sedikitnya 15 orang, termasuk tiga di antaranya adalah anak-anak.

Bus tersebut sedang mengangkut sekitar 60 orang saat terguling di kawasan pedalaman negara bagian Alagoas. Beberapa penumpang terlempar keluar sementara yang lainnya terjebak di bawah bangkai kendaraan.

Laporan media lokal menyebutkan bahwa rombongan bus tersebut dalam perjalanan pulang dari perayaan Our Lady of Candelaria. Ini merujuk festival keagamaan di negara bagian Ceara yang rutin menarik ribuan umat setiap tanggal 2 Februari.

"Hingga saat ini, ada konfirmasi mengenai 15 kematian, termasuk lima pria, tujuh wanita, dan tiga anak-anak," ujar pejabat daerah Alagoas kepada AFP, dikutip Rabu (4/6/2026).

Direktur Departemen Penerbangan Alagoas, Kolonel Andre Madeiro, yang terlibat langsung dalam operasi penyelamatan, memberikan kesaksian mengenai ngerinya situasi di lapangan.

"Bus keluar dari jalan di sebuah tikungan, terbalik, dan beberapa orang terlempar keluar," tuturnya. "Beberapa orang terjebak di bawah kendaraan. Itu adalah kecelakaan yang sangat buruk, bahkan tidak biasa."

Para penyintas, termasuk seorang anak yang mengalami luka serius. Ia telah dibawa ke rumah sakit setempat untuk perawatan intensif.

Menanggapi tragedi ini, Gubernur Alagoas Paulo Dantas langsung menetapkan masa berkabung selama tiga hari bagi wilayahnya. "Saya menyatakan solidaritas saya kepada keluarga dan teman-teman pada saat kepedihan yang sangat besar ini," tulis Dantas dalam akun X-nya.

Kecelakaan lalu lintas yang fatal memang sering terjadi di Brasil. Sebelumnya pada Oktober tahun lalu, 17 orang tewas di negara bagian Pernambuco setelah sebuah bus kehilangan kendali dan terbalik.

(tps/sef)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |