Besi JPO di Jakbar Dicuri, Ketua DPRD DKI Minta CCTV Aktif-Material Diganti

3 hours ago 1
Jakarta -

Kasus pencurian pelat besi jembatan penyeberangan orang (JPO) terjadi lagi di Jakarta. Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin meminta Pemprov DKI memasang dan memastikan CCTV di fasilitas publik aktif untuk pengawasan.

"Kasus pencurian pelat besi JPO ini sudah berulang, tidak hanya di satu lokasi. Artinya ada celah dalam sistem pengamanan aset publik yang harus segera dibenahi," kata Khoirudin kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).

Khoirudin mengatakan hilangnya pelat besi lantai JPO berbahaya bagi warga. Dia mengatakan lantai JPO yang bolong bisa membahayakan nyawa warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"JPO itu fasilitas keselamatan. Kalau lantainya bolong, risikonya fatal. Ini menyangkut nyawa orang," tegasnya.

Khoirudin menilai warga harus terlibat mengawasi. Dia juga meminta CCTV dipasang di JPO yang rawan pencurian.

"CCTV itu perlu dan relevan, tapi jangan sekadar dipasang. Harus dipastikan aktif, terawat, dan ada pemantauan real time," ujarnya.

Dia mengatakan CCTV itu harus terintegrasi dengan kepolisian. Menurutnya, hal tersebut dapat mempermudah polisi melakukan penegakan hukum.

"CCTV harus terintegrasi dengan respons cepat dari petugas, baik kepolisian, Satpol PP, maupun dinas terkait. Kalau hanya merekam tanpa tindak lanjut, itu percuma," jelasnya.

Khoirudin juga mendorong Pemprov DKI mempertimbangkan penggunaan material alternatif pada JPO. Dia mengusulkan fasilitas publik dibuat dari material yang tak berpotensi dicuri.

"Kalau memang memungkinkan, desain dan material JPO juga perlu dievaluasi. Jangan sampai fasilitas publik terus jadi sasaran karena nilai besinya tinggi. Ini harus ditangani serius dan menyeluruh. Jangan menunggu sampai ada korban," ucapnya.

Sebelumnya, pelat besi JPO Sahabat di Jakarta Barat hilang pada Sabtu (24/1). Pelat besi berukuran 1x2 meter telah hilang dari salah satu ujung lantai JPO.

Selain itu, tiga pelat besi pada bagian anak tangga juga ikut hilang. Baut-baut bekas copotan pun berserakan di sekitar lantai JPO yang sudah bolong.

Lantai JPO yang terbuka itu membuat warga yang hendak menyeberang mengaku risau, sehingga sangat berhati-hati saat melangkah. Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, meminta warga ikut mengawasi dan menjaga fasilitas jembatan penyeberangan orang (JPO) dari pencurian.

"Sekali lagi saya sampaikan, kerja sama ini harus bersama-sama dan bersinergi. Pemerintah tidak bisa sendiri," kata Iin dilansir Antara.

(bel/haf)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |