Awas Jangan Klik Email dari Microsoft, Banyak yang Sudah Terjebak

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Anda perlu berhati-hati jika mendapatkan email yang seperti resmi dari Microsoft. Alasannya, banyak beredar email palsu dan berisi link phishing.

Laporan Mashable menyebutkan email bermasalah itu berasal dari alamat [email protected], yang nampak seperti email resmi perusahaan. Sejumlah pengguna media sosial membagikan mendapatkan email penipuan dari alamat tersebut.

Isi email juga seperti menggunakan template yang biasanya digunakan Microsoft. Namun ternyata jika dilihat dengan teliti, Anda akan menemukan perbedaannya.

Subjek email palsu itu sering terkait Bitcoin atau mempromosikan situs pihak ketiga. Selain itu terdapat nomor telepon atau link situs yang tidak terkait sama sekali dengan Microsoft, dikutip dari Mashable, Senin (25/5/2026).

Mashable menyebutkan para penipu berhasil menemukan cara untuk mengirimkan email seperti aslinya dan menyisipkan skema penipuan di dalamnya. Termasuk melewati sejumlah filter pendeteksi penipuan atau spam di kotak masuk email pengguna.

Sementara itu, perusahaan keamanan siber Abnormal pernah melaporkan cara pelaku menyalahgunakan sistem email pemberitahuan Microsoft pada Januari lalu. Ini dilakukan dengan pelaku membuat akun Microsoft 365 sekali pakai.

"Inti eksploitasi berasal dari konfigurasi Merek Penyewa (Tenant Branding) dalam Microsoft Entra ID. Penyerang melakukan navigasi ke Properti Penyewa (Tenant Properties) dan memodifikasi kolom Nama (Name) untuk memuat pesan peringatan keuangan palsu," jelas Abnormal.

Dengan nama yang dimodifikasi, pelaku berupaya memperdayai Microsoft agar dapat mengirimkan kode verifikasi pada email target penipuan. Mereka akan meminta Microsoft menambahkan alamat email target ke akun Microsoft pelaku.

Saat email dikirimkan ke korban, subjek berisi nama mereka. Serangan ini juga menggunakan alamat email yang terpercaya dan tidak ada link berbahaya, membuatnya mudah melewati berbagai upaya keamanan.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |