Jakarta -
Asrama polisi (aspol) di Pondok Karya, Mampang, Jakarta Selatan tergenang banjir usai diguyur hujan deras. Ketinggian banjir mencapai 70 centimeter.
Personel Sie Pammat Subdit Gasum Direktorat Samapta Polda Metro Jaya ikut turun mengevakuasi warga yang terdampak banjir di lokasi tersebut. Sebanyak 20 personel diturunkan, lengkap dengan perahu karet.
"Kami mengerahkan personel dan perlengkapan untuk memastikan warga yang terdampak banjir dapat dievakuasi dengan aman. Ketinggian air di lokasi berkisar antara 20 hingga 70 sentimeter dan saat ini masih mengalami kenaikan. Oleh karena itu, anggota kami tetap siaga di lokasi," ujar Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo kepada wartawan, Senin (12/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wahyu menjelaskan, dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan tersebut, personel Samapta dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung. Mulai dari satu unit rantis rescue, satu unit rantis D-Max, satu perahu LCR, dua kano, tali karmantel, dua unit chainsaw, helm rescue, pelampung, lampu portable, serta ring buoy.
Dia menyebut seluruh proses evakuasi ini berjalan lancar meskipun cuaca terpantau hujan. Keberhasilan proses evakuasi ini berkat kesiapsiagaan personel di lapangan.
Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat kepolisian apabila membutuhkan bantuan. Dia memastikan laporan akan cepat dilakukan.
"Kami mengimbau masyarakat yang terdampak banjir atau mengalami kondisi darurat untuk segera menghubungi layanan darurat 110. Petugas kami siap merespons dan memberikan bantuan secepatnya," ucap Budi.
Dia juga memastikan, Polda Metro Jaya akan terus memantau perkembangan situasi banjir dan meningkatkan kesiapsiagaan personel guna menjamin keselamatan serta keamanan masyarakat.
(kuf/mea)

















































