Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengungkapkan air di Jakarta Selatan terdeteksi mengalami kontaminasi yang cukup signifikan. Mulanya, kata dia, air tersebut tampak bening, namun usai dilakukan uji laboratorium, hasilnya air tersebut menunjukkan terjadi kontaminasi.
"Kemarin saya di Jaksel (Jakarta Selatan) melakukan tes air di lab kami. Kontaminasinya sudah cukup.. kelihatannya bening tapi terkontaminasi," kata Arief dalam ESG Sustainability Forum 2026 CNBC Indonesia, di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, banyak faktor yang menyebabkan air mengalami kontaminasi. Pertama, karena pipa air sumur bor yang posisinya berdekatan dengan tangki septik (safety tank), dan/atau tidak sesuai ukuran.
"Kadang-kadang daerah yang rumahnya besar mereka merasa aman jarak safety tank (dengan pipa air sumur bor), tetapi ternyata tetangganya membangun di sebelah," ujarnya.
Foto: Anak bermain di kali kampung Sondol Rt. 05/Rw.02 Kec Spatan, Kebupaten Tangerang (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Kemarau panjang membuat sejumlah wilayah di Indonesia mengalami kekeringan, sejumlah wilayah di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan mengalami kekeringan dan warga mulai kesulitan air bersih. Di Kampung Sondol Rt. 05/Rw.02 Kec Spatan, Kebupaten Tangerang menemui beberapa warga yang memanfaatkan air kali Cisadane untuk mandi, mencuci, bahkan memasak masih menyaring air kali Cisadane ini. "Di sini sudah lama kering nuali dari air sumur hingga sanyo juga, tapi kalau mau minum air steril paling kita beli 5 liter 4ribu rupiah, biasanya ada orang yang menjual juga dari kampung ke kampung" tutup nya Risma warga sekitar kampung Sondol. Di sepanjang kali juga anak anak kampung sondol menghabisi hari harinya dengan berenang dikali yang kumuh, sudah biasa mungkin dengan kehadiran pembuangan sampah yang berada di sekitarnya. CNBC Indonesia / Tri Susilo
Kedua, masyarakat cenderung tidak sadar saat melakukan penyedotan air limbah rumah tangga hingga menyebabkan air bersih menjadi terkontaminasi.
"Kapan mereka melakukan penyedotan air limbah atau limbah-limbah rumah tangga, bahkan mungkin banyak yang nggak sadar itu ditarik," ucap dia.
Ketiga, kekuatan dari tangki septik (safety tank) yang kurang mumpuni, hingga membuat limbah yang berada di dalam tangki septik itu merembes ke tanah hingga mencemari air yang ada.
"Kekuatan dari safety tank itu sendiri, itu tembus ke tanah, kalau tembus ke tanah itu kontaminasinya cepat luar biasa," pungkasnya.
(wur)
[Gambas:Video CNBC]


















































