9 Wilayah di Jakarta Potensi Tanah Longsor pada Bulan Maret 2026

3 hours ago 2

Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menginformasikan peringatan dini potensi tanah longsor di Provinsi Jakarta. Tanah longsor diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Jakarta pada bulan Maret 2026.

Mengutip dari unggahan akun Instagram @dkijakarta, prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG.

Menurut informasi dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), beberapa daerah di Provinsi DKI Jakarta berada di zona menengah, yaitu:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Kota Adm. Jakarta Selatan

  • Kecamatan Cilandak
  • Kecamatan Jagakarsa
  • Kecamatan Kebayoran Baru
  • Kecamatan Kebayoran Lama
  • Kecamatan Mampang Prapatan
  • Kecamatan Pasar Minggu
  • Kecamatan Pesanggrahan

2. Kota Adm. Jakarta Timur

  • Kecamatan Kramat Jati
  • Kecamatan Pasar Rebo

Pada zona menengah, daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

Sementara itu pada zona tinggi, daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

Langkah-langkah Pencegahan Tanah Longsor

- Sebelum Bermukim

Ini hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah tanah longsor.

  • Hindari mendirikan bangunan permanen di area rawan bencana (daerah tebing, lereng, pesisir sungai, dan tanah tidak stabil).
  • Mempersiapkan bangunan penahan dan tanggul penahan longsor.
  • Buat saluran/selokan yang kuat untuk aliran hujan.
  • Lakukan pemadatan tanah dan perkokoh fondasi bangunan.
  • Jangan menebang pohon sembarangan.

- Ketika Bermukim

Bagaimana kalau sudah terlanjur bermukim di area rawan bencana? Berikut langkah-langkah penanganannya.

  • Lakukan penghijauan di sekitar lingkungan dengan tanaman berakar kuat.
  • Waspada curah hujan tinggi dan selalu pantau berbagai media informasi tentang peringatan dini gerakan tanah dari instansi resmi.
  • Selalu persiapkan tas siaga bencana untuk antisipasi keadaan darurat.
  • Jangan tunda evakuasi dan jangan ragu untuk segera relokasi ke tempat aman ketika terjadi cuaca ekstrem.

(kny/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |