5 Peralatan Rumah ini Sebaiknya Dicabut Colokannya Sebelum Tidur

6 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak orang terbiasa meninggalkan berbagai peralatan elektronik tetap terhubung ke listrik sepanjang malam. Padahal, kebiasaan ini bisa menimbulkan sejumlah risiko, mulai dari pemborosan listrik hingga potensi gangguan kelistrikan di rumah.

Teknisi listrik menyarankan sejumlah peralatan rumah tangga sebaiknya dicabut dari stopkontak sebelum tidur. Selain mencegah pemborosan listrik akibat arus listrik siaga atau vampire power, langkah ini juga dapat mengurangi potensi panas berlebih yang bisa memicu kebakaran.

Berikut beberapa perangkat rumah tangga yang sebaiknya tidak dibiarkan tercolok semalaman, melansir Real Simple.

1. Catokan dan hair dryer

Peralatan penata rambut seperti catokan dan hair dryer termasuk perangkat yang menggunakan panas tinggi. Teknisi listrik Ben Kolo menyarankan alat-alat ini selalu dicabut setelah digunakan.

Menurutnya, perangkat tersebut dapat menyimpan panas cukup lama setelah dipakai. Jika tidak dicabut dari stopkontak, ada kemungkinan alat kembali aktif atau mengalami gangguan listrik yang berpotensi menimbulkan bahaya. Setelah digunakan, sebaiknya alat didiamkan hingga dingin, lalu disimpan dengan rapi sebelum dipakai kembali.

2. HP dan komputer

Perangkat seperti ponsel, tablet, dan laptop juga dianjurkan untuk tidak terus-menerus dibiarkan terhubung ke charger setelah baterai penuh. Meski sebagian besar perangkat modern memiliki sistem yang menghentikan pengisian saat baterai mencapai 100%, arus listrik siaga tetap dapat mengalir. Dalam jangka panjang, hal ini bisa meningkatkan konsumsi listrik tanpa manfaat tambahan.

Selain itu, pengisian daya yang berlangsung terlalu lama dapat menimbulkan panas berlebih yang berpotensi memperpendek umur baterai serta mempercepat keausan kabel dan adaptor.

3. Vacuum cleaner dan powerbank

Perangkat yang menggunakan baterai lithium-ion, seperti vacuum cleaner portabel, powerbank, hingga sikat gigi elektrik, juga perlu mendapat perhatian khusus saat diisi daya. Teknisi listrik Benjamin Thomas menjelaskan baterai lithium-ion dapat mengalami panas berlebih saat pengisian berlangsung terlalu lama.

Risiko ini akan semakin tinggi jika baterai sudah tua, charger rusak, atau menggunakan pengisi daya yang tidak sesuai dengan standar produsen. Jadi, perangkat sebaiknya dicabut dari listrik setelah pengisian selesai dan dihindari untuk diisi daya tanpa pengawasan.

4. Playstation dan televisi
Perangkat hiburan seperti televisi dan konsol game juga tetap mengonsumsi energi meski dalam kondisi mati. Andrea Woroch, pakar keuangan konsumen, menyarankan penggunaan stopkontak ekstensi atau power strip agar beberapa perangkat bisa dimatikan sekaligus tanpa harus mencabut satu per satu. Cara ini lebih praktis sekaligus membantu mengurangi konsumsi listrik yang tidak perlu.

5. Peralatan dapur di atas meja

Peralatan dapur seperti mesin kopi, air fryer, hingga teko listrik juga sebaiknya tidak dibiarkan terus terhubung dengan listrik saat tidak digunakan. Teknisi listrik Phil McWilliam mengatakan peralatan ini termasuk perangkat dengan beban listrik tinggi.

Kerusakan kecil pada komponen seperti dasar ketel atau baki remah pada toaster dapat menyebabkan panas berlebih. Mencabut colokan setelah penggunaan menjadi langkah sederhana untuk mengurangi risiko tersebut sekaligus membantu menjaga keamanan di rumah.

(miq/miq)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |