Viral Tongkang Buang Material di Laut Banten, Pemprov Bilang Ada Miskomunikasi

5 days ago 2
Serang -

Video yang memperlihatkan kapal tongkang membuang material ke laut di daerah Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, viral. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Banten menyebut kapal itu sedang mengeluarkan material untuk proyek reklamasi pelabuhan di Bojonegara.

Dilihat dalam video yang viral di media sosial, tampak kapal tongkang bermuatan material mengeluarkan isi kapal di tengah laut. Lokasi peristiwa itu berada di perairan Bojonegara.

Terlihat dua unit ekskavator yang sedang beroperasi di atas kapal. Material dari atas tongkang itu dibuang ke laut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala DKP Provinsi Banten, Agus Supriyadi, menyebut kapal itu bukan membuang limbah. Dia mengatakan material yang dikeluarkan dari kapal merupakan batu makadam untuk reklamasi pelabuhan.

"Bukan limbah, melainkan material reklamasi. Pihak legal (perusahaan) menegaskan bahwa material yang dibuang ke laut bukanlah limbah, melainkan murni material batu makadam yang ditujukan untuk menunjang kegiatan reklamasi perusahaan," ujar Agus.

Menurut Agus, kapal itu membuang material di lokasi yang salah pada 4 Juli 2026. Hal itu disebut terjadi karena kesalahan komunikasi antara tim darat dan kru kapal.

"Terjadi miskomunikasi antara tim darat dan kru kapal. Pada saat persiapan pembongkaran muatan, pihak kru tidak merespons panggilan untuk konfirmasi letak titik bongkar yang akurat," ujarnya.

"Akibatnya, kru kapal memutuskan secara sepihak untuk membuang material di titik koordinat yang salah, yang posisinya lebih jauh menjorok ke perairan dari batas reklamasi daratan yang seharusnya," jelas Agus.

Kesalahan tersebut terjadi pada pukul 08.00 WIB dan baru disadari pada pukul 12.00 WIB. Dia mengatakan kru kapal sudah membongkar seperempat muatan.

"Aktivitas pembongkaran langsung dihentikan. Diperkirakan volume material yang telanjur dibuang di koordinat yang salah mencapai kurang lebih seperempat dari total keseluruhan volume satu tongkang," katanya.

(aik/haf)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |