Video pengemudi mobil dan pengendara motor terlibat keributan di jalanan Jakarta Timur (Jaktim) ramai beredar di media sosial (medsos). Keributan itu dipicu kecelakaan karena pemotor mengebut di jalur bus (busway) dan menabrak mobil yang akan putar balik.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Jatinegara, Jaktim, pada Selasa (2/6). Dalam video yang beredar, terlihat mobil yang terlibat kecelakaan mengalami pecah kaca dan patah spion kanan.
Kemudian, pemotor tersebut diduga tak mau bertanggung jawab pada kerusakan mobil imbas kecelakaan tersebut. Polisi bergerak menyelidiki kasus kecelakaan tersebut.
"Menindaklanjuti laporan masyarakat, Satlantas Metro Jakarta Timur bergerak cepat melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur," demikian keterangan Polres Metro Jakarta Timur lewat akun Instagram @polresmetrojaktim, Kamis (4/6/2026).
Anggota Satlantas Polres Metro Jaktim menyelidiki kecelakaan dengan melakukan olah TKP (dok Polres Jaktim)
Anggota Satlantas Polres Metro Jakarta Timur mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendalami kecelakaan tersebut. Secara paralel, polisi juga menghubungi korban atau pengemudi mobil untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan itu.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan fakta kejadian secara objektif dan transparan, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat," katanya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian darurat, gangguan keamanan dan ketertiban masyakarat (kamtibmas), maupun kecelakaan lalu lintas melalui layanan call center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam secara gratis.
Sementara itu, pengemudi mobil sudah mendatangi Polres Metro Jakarta Timur untuk dimintai keterangannya. Dia mengapresiasi polisi yang proaktif menyelidiki kasus meski belum ada laporan resmi.
Keributan dipicu kecelakaan usai pemotor mengebut di busway dan menabrak mobil hingga kaca pecah dan spion patah. (dok Polres Jaktim)
"Terima kasih Satlantas dan Polres Jakarta Timur atas aksi cepatnya. semalam saya langsung dihubungi via Instagram saya dan hari ini saya hadir untuk klarifikasi," kata pemilik mobil, Perdana.
Dia mengatakan mobilnya sudah dalam proses perbaikan. Dia berharap tak ada lagi kecelakaan serupa.
"Untuk kendaraan saya, saya anggap itu risiko saya. Kendaraan kebetulan sudah ada di bengkel, aman. Dan untuk semuanya saya harap tak terulang lagi kecelakaan seperti ini untuk saya dan yang lainnya," ungkapnya.
Lihat juga Video KA Argo Bromo Tabrak Mobil Pengantar Haji di Grobogan, 4 Orang Tewas
(jbr/mei)

















































