Viral Anak Curhat Ibunya Meninggal Usai Ditolak Masuk IGD RS di Lampung

7 hours ago 2

Jakarta -

Viral di media sosial curhat anak terkait ibunya diduga tidak mendapat pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr H Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung. Kini, ibu tersebut disebut meninggal dunia.

Melalui akun Threads-nya, anak pasien menceritakan ibunya dibawa ke IGD RSUDAM karena kondisi kesehatannya terus menurun. Namun, menurut pengakuan keluarga, petugas IGD saat itu menyampaikan kondisi pasien belum memenuhi kriteria gawat darurat sehingga tidak ditangani di IGD.

"Dear RS Abdul Moeloek, mama saya yang kamu tolak di IGD yang katanya kondisinya nggak darurat itu sekarang sudah meninggal," tulis pemilik akun dalam unggahannya, dilansir detikSumbagsel, Rabu (5/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian keluarga membawa pasien ke rumah sakit lain untuk mendapatkan penanganan. Berdasarkan unggahan itu, pasien disebut dalam kondisi kritis dan membutuhkan transfusi empat kantong darah. Pasien juga didiagnosis mengalami stroke.

Keluarga mengaku kecewa karena menilai kondisi pasien saat itu sudah memerlukan penanganan darurat. Selain itu, mereka menyoroti sikap tenaga medis yang dinilai kurang menunjukkan empati saat memberikan penjelasan.

Menanggapi viralnya unggahan itu, pihak RSUDAM membantah telah menolak pasien. Wakil Direktur Keperawatan, Pelayanan, dan Penunjang Medik RSUDAM, dr. Yusmaidi, menyebut pasien atas nama Zulaiha (52) tetap diterima dan diperiksa oleh petugas IGD.

"Dari hasil investigasi kami, tidak benar ada penolakan. Semua pasien yang datang ke Rumah Sakit Abdul Moeloek selalu kami terima. Ibu Zulaiha juga diterima dan dilakukan pemeriksaan di IGD," ucap dr Yusmaidi.

Yusmaidi menjelaskan hasil pemeriksaan petugas menunjukkan pasien memiliki riwayat penyakit kronis. Meski demikian, pihak rumah sakit menyatakan akan tetap mengevaluasi pelayanan yang diberikan kepada pasien dan keluarga.

Simak selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Izin Rumah Sakit yang Tolak Irene Sokoy Terancam Dicabut

(fas/lir)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |