Serang - Polres Serang, Polda Banten, memperbaiki tiga jembatan bambu rusak demi mempermudah akses warga yang selama ini terganggu. Pembangunan jembatan itu dinilai penting untuk mempermudah mobilitas masyarakat.
Pembangunan jembatan merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Satu jembatan di Kampung Sadea, Kecamatan Jawilan, sudah selesai dibangun dan tinggal finishing. Sementara itu, dua jembatan di Kampung Karang Baru, Pontang; dan Kampung Kagulon, Ciruas; sedang proses pembangunan.
Tiga jembatan tersebut awalnya adalah jembatan bambu yang rawan roboh, khususnya saat terjadi banjir. Bahkan di Kampung Kagulon, jembatan merupakan gabungan beberapa bambu dan hanya bisa dilewati pejalan kaki. Polres Serang akan mengubah jembatan itu menjadi jembatan dari beton yang layak. Proses pekerjaan dilakukan secara gotong royong antara Polres Serang dengan masyarakat.
"Perbaikan jembatan ini kami laksanakan dengan semangat gotong royong bersama warga sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya," kata Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan, Jumat (5/6/2026).
Perbaikan jembatan dilakukan agar masyarakat dapat menggunakan akses penghubung antarwilayah dengan aman dan nyaman. Jembatan yang layak mampu memperlancar mobilitas masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sosial lainnya.
"Jembatan merupakan sarana vital bagi masyarakat. Ketika akses transportasi lancar, maka aktivitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian dan perdagangan, juga akan berjalan lebih baik," ujarnya.
Kapolres menjelaskan, ketiga jembatan yang diperbaiki tersebut nantinya akan diberi nama Jembatan Merah Putih sebagai simbol semangat kebersamaan, persatuan, dan gotong royong antara Polri dan masyarakat.
Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Warga antusias membantu pekerjaan mulai dari pengangkutan material hingga pengerjaan konstruksi jembatan.
"Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang lebih baik," ucap Andri.
Andri menambahkan, seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sebelum puncak peringatan HUT ke-80 Bhayangkara 1 Juli. Setelah rampung, ketiga jembatan tersebut akan diresmikan dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat.
"Insya Allah perbaikan selesai tepat waktu dan akan kami resmikan pada 1 Juli 2026 bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-80. Kami berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," ujar alumnus Akpol 2006.
Tonton juga Video: Momen Kapolri Duet bareng Iwan Fals di HUT Ke-79 Bhayangkara
(aik/jbr)

















































