Anggota Komisi IX DPR sekaligus Ketua DPP Bidang Pembinaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas PKS, Netty Prasetiyani, menilai korban gempa NTT perlu diberi pendampingan psikososial. Netty telah memberi saran kepada Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk menangani kesehatan mental warga terdampak.
"Saat raker dengan Menkes kemarin, saya juga sudah bertanya dan memberi masukan soal dukungan psikososial dan kesehatan jiwa diperkuat dalam penanganan pascagempa Flores, NTT," kata Netty kepada wartawan, Jumat (28/8/2026).
Netty menilai dukungan psikososial dan kesehatan jiwa diperlukan bagi tenaga kesehatan (nakes), tenaga cadangan kesehatan (TCK), hingga relawan. Menurut Netty, penanganan bencana di NTT cukup berat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kondisi penanganan bencana cukup berat, dan sering kali nakes dan relawan juga ikut menanggung beban mental, maka dibutuhkan penguatan fasilitas mental health bagi mereka," kata dia.
"Dalam situasi bencana, kehadiran tenaga kesehatan sangat dibutuhkan. Tetapi kita juga harus memastikan mereka bekerja dalam kondisi yang aman, mendapat waktu istirahat yang cukup, dan tidak dipaksa mengabaikan keselamatan diri atas nama pengabdian," tambahnya.
Menurut Netty, ada sejumlah permasalahan kesehatan di lokasi pengungsian, seperti ISPA, dehidrasi, hingga gangguan gizi. Netty menilai rumah sakit di daerah juga harus direhabilitasi.
"Setelah fase tanggap darurat, perhatian harus bergeser pada pemulihan layanan kesehatan. Puskesmas dan rumah sakit yang rusak harus segera dipulihkan agar masyarakat tidak terus bergantung pada layanan darurat," sebutnya.
Menkes Budi Gunadi Sadikin sebelumnya memaparkan dampak gempa di NTT terhadap fasilitas kesehatan. Budi mengatakan sejumlah rumah sakit hingga puskesmas mengalami kerusakan.
"Nah, saya sebenarnya seluruh fasilitas yang rusak ringan, penginnya, kalau bisa, ya 1 bulan-2 bulan bisa beres. Rusak sedang 3 bulan-6 bulan beres. Kalau rusak berat, itu 6 bulan sampai 12 bulan. Karena itu membutuhkan yang bangun, Pak, itu yang mau kita mau kejar," kata Menkes dalam rapat di DPR, Kamis (27/8).
Adapun korban meninggal dunia akibat gempa di NTT bertambah 6 orang. Saat ini, total korban jiwa mencapai 111 orang.
"Saat ini tambah enam orang korban meninggal, menjadi jumlah total ada 111 jiwa," ujar Plt Kapusdatin BNPB Berton Suar Pelita Panjaitan dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB, Kamis (27/8).
(dwr/rfs)

















































