Pengusaha Kakap China Masuk ke IKN, Pengakuannya Tak Terduga

10 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali kedatangan investor baru. Perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal China, PT Star Bright International Investment, resmi memulai konstruksi proyek kawasan terpadu senilai Rp1,25 triliun di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Direktur Utama PT Star Bright International Investment Lu Keming akhirnya buka suara. Dia pun mengungkapkan alasan mengapa mau berinvestasi di IKN.

"Dengan dukungan Bapak Basuki (Kepala OIKN) kami menjalankan proyek ini dengan total investasi sekitar Rp1,2 triliun. Target kami dalam waktu sekitar 1 tahun lebih proyek apartemen ini sudah kami selesaikan dan siap digunakan," kata dia.

Bukan hanya apartemen, Lu Keming mengungkapkan perusahaannya juga akan membangun proyek lain di IKN, seperti hotel dan pengembangan pariwisata.

Perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal Tiongkok, PT Star Bright International Investment, resmi memulai konstruksi proyek kawasan terpadu senilai Rp1,25 triliun di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Rabu (15/07/2026). (Dok. Humas Otorita IKN)Perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal Tiongkok, PT Star Bright International Investment, resmi memulai konstruksi proyek kawasan terpadu senilai Rp1,25 triliun di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Rabu (15/07/2026). (Dok. Humas Otorita IKN) Foto: Perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal Tiongkok, PT Star Bright International Investment, resmi memulai konstruksi proyek kawasan terpadu senilai Rp1,25 triliun di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Rabu (15/07/2026). (Dok. Humas Otorita IKN)

"Ke depan kami juga akan membangun hotel di kawasan ini. Guru saya datang kali ini untuk meninjau rencana hotel dan hal-hal lain yang berkaitan termasuk pengembangan pariwisata," bebernya.

Dia pun menceritakan bahwa IKN sama seperti di China. Keduanya dulu adalah kawasan yang biasa saja namun bisa tumbuh dengan cepat dan investor berdatangan.

"Selama bertahun-tahun saya menyaksikan perkembangan China sejak era 1980-an dan 1990-an yang dulu seperti Nusantara. 3 tahun lalu masih berupa lahan yang kosong lalu dalam waktu singkat berubah menjadi deretan gedung tinggi dalam waktu kurang dari 40 tahun melalui reformasi dan keterbukaan China berkembang dengan pesat dan begitu indah," ujarnya.

Lu Keming pun sangat suka dengan IKN. Dia meramal IKN akan ramai dan menjadi kota masa depan Indonesia yang indah.

"Karena itu saya sangat menyukai IKN dan saya yakin tanah ini akan terus berkembang dan sangat baik, sangat luar biasa dan menjadi salah satu kota terindah di dunia," ucapnya.

(wur/wur) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |