Jakarta - KPK membuka lelang aset rampasan koruptor. Total, ada 106 aset yang akan dilelang dengan nilai mencapai Rp 311 miliar.
"Untuk nilai secara keseluruhan adalah Rp 311 miliar," kata Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, di gedung Rupbasan KPK, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026).
Barang-barang yang dilelang KPK (Adhfar/detikcom)
Mungki menjelaskan lelang dilakukan di 11 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang tersebar di beberapa kota. Lelang bakal digelar secara daring pada Kamis (18/6/2026).
Lelang digelar secara daring lewat situs lelang.go.id. KPK pun menggelar aanwijzing untuk barang bergerak yang dilelang hari ini.
KPK menampilkan 19 barang bergerak yang dilelang lewat KPKNL Jakarta III. Barang-barang yang ditampilkan itu antara lain alat face recognition, handphone pin emas mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo, hingga mesin espreso.
Pin WTP emas yang dirampas dari SYL itu dijual dengan harga Rp 67.039.000. Uang jaminannya Rp 25 juta.
"Ada lot yang unik nih, kita punya mesin kopi. Nah, siapa tahu ada yang punya usaha coffee shop atau mungkin para barista yang mau buka coffee shop, silakan. Ini satu buah mesin kopi, kopi merek La Marzocco, handmade in Florence. Wah, panjang namanya. Ini nilai limitnya Rp 77.600.000, uang jaminan Rp 35.000.000," katanya.
Selain itu, ada sejumlah properti yang dilelang. Antara lain apartemen di Pondok Indah Residences Tower seharga Rp 6,4 miliar, apartemen di Kemang Village senilai Rp 4,2 miliar, hingga tanah seluas 14 ribu meter persegi di Ungasan, Bali, senilai Rp 59 miliar.
Simak juga Video: Jaksa Agung Minta Lelang Aset Koruptor Digelar Tiap Tahun
(haf/haf)

















































