Khatib Salat Id di Istiqlal: Koperasi Merah Putih-MBG Perlu Diapresiasi

8 hours ago 3
Jakarta -

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Noorhadi Hasan, menjadi khatib dalam pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta. Hasan menyampaikan program pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa perlu diapresiasi.

Program yang dimaksud Hasan yaitu peningkatan kerukunan, pemberantasan korupsi, peningkatan mutu dan sarana-prasarana pendidikan, penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih, hingga makan bergizi gratis (MBG). Hasan mengatakan program tersebut tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat yang berintegritas dan amanah.

"Program-program prioritas yang dijalankan pemerintah, seperti peningkatan kerukunan, pemberantasan korupsi, peningkatan mutu dan sarana-prasarana pendidikan, penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih, dan pemenuhan gizi masyarakat melalui makan bergizi gratis, merupakan langkah-langkah penting yang perlu diapresiasi demi mewujudkan bangsa yang lebih adil, sehat, dan sejahtera," ujar Hasan saat menyampaikan khutbah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasan mengatakan program yang baik memerlukan manusia yang bekerja dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Dia mengatakan amanah manusia bukan hanya menjaga hubungan dengan sesama manusia tapi juga menjaga keseimbangan alam.

"Idulfitri juga mengajarkan kepada kita bahwa kemenangan sejati adalah kemenangan yang melahirkan perdamaian berkelanjutan bagi seluruh umat manusia," ujarnya.

Selain itu, Hasan juga mengatakan program diplomasi pemerintah dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina juga perlu diapresiasi. Dia mengatakan upaya tersebut tercermin dari partisipasi aktif Indonesia dalam forum perdamaian internasional.

"Oleh karena itu, kita juga patut mengapresiasi berbagai langkah diplomasi kemanusiaan yang terus diupayakan oleh pemerintah dalam mendukung terwujudnya perdamaian dunia, termasuk komitmen yang konsisten dalam memperjuangkan keadilan dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina. Upaya ini tercermin dalam berbagai inisiatif diplomatik dan partisipasi aktif Indonesia dalam forum-forum perdamaian internasional," tuturnya.

Hasan mengatakan inti puasa mendorong detokfikasi batiniah dan agama tak boleh hanya dijadikan ritual. Dia mengatakan hilangnya kejujuran dan amanah menjadi penyebab rusaknya sebuah akhlak.

"Sesungguhnya sebuah bangsa tidak hancur karena kemiskinan, tetapi sering kali lumpuh karena hilangnya kejujuran dan amanah. Hilangnya kejujuran dan amanah menjadi sebab rusaknya akhlak. Oleh karena itu, Rasulullah diutus untuk menyempurnakan akhlak, sebagaimana beliau bersabda," ujarnya.

Hasan juga mengatakan Indonesia merupakan negara yang beragam dengan berbagai suku, ras, agama. Dia mengatakan keragaman bukan sumber perpecahan, melainkan hilangnya kejujuran serta amanah akan membuat negara hancur.

"Karena itu, kehidupan kebangsaan yang rukun dan harmonis perlu terus kita rawat dengan nilai keimanan, kejujuran, amanah dan kepedulian sosial," ujarnya mengutip Surah Al-Hujurat ayat 13.

Untuk diketahui, Wapres Gibran Rakabuming Raka menjalankan salat Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal. Gibran ditemani anaknya, Jan Ethes Sinarendra.

Selain itu turut hadir Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menag Nasaruddin Umar, Menbud Fadli Zo, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudi, hingga Menhut Raja Juli Antoni.

(mib/rfs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |