Kasus Pelajar SMK Dikeroyok hingga Diinjak-injak di Bogor Berakhir Damai

10 hours ago 3

Bogor - Pihak keluarga pelaku dan korban siswa viral dikeroyok hingga diinjak-injak di Baranangsiang, Kota Bogor, sepakat berdamai. Perdamaian diambil setelah dilakukan diskusi oleh kedua pihak.

"Saya perwakilan dari orang tua pelaku dari kemarin itu udah diskusi dengan keluarga korban dan juga pihak berwenang. Lalu kami menyepakati keputusan akhir, kami memutuskan untuk damai dari kedua belah pihak, dengan tanggung jawab tentunya, kompensasi terhadap korban," kata perwakilan keluarga pelaku bernama Devi ditemui di Polresta Bogor Kota, Jumat (5/6/2026).

Devi meminta maaf atas insiden yang menimpa korban. Dia berharap para pelaku mendapatkan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Mungkin tambahan juga harapannya untuk ke depannya tidak ada lagi terulang jadi seperti ini. Harapannya juga dari pihak berwenang juga terkait itu bisa dilakukan pembinaan terhadap pelaku juga, agar tidak ada lagi juga kekerasan maupun di sekolah maupun di luar sekolah," kata Novi.

Sementara itu, orang tua korban bernama Iis mengaku sudah merelakan kejadian yang menimpa anaknya. Iis dan keluarga sudah memaafkan perbuatan pelaku.

"Iya yang sudah-sudah aja. Yang terpenting ke depannya mereka tidak terulang lagi, saya sudah memaafkan semuanya," kata Iis.

"Sedikit sih ada (waswas), cuma saya percaya sama sekolah agar bisa terus dibimbing kembali di sekolah juga. Iya lah pasti (dibina di rumah), supaya pulang sekolah langsung pulang, tidak nongkrong lagi demi keselamatan anaknya juga," kata Iis.

Diberitakan sebelumnya, polisi mengamankan pelaku dan korban siswa yang viral dikeroyok hingga diinjak-injak di Baranangsiang, Kota Bogor. Polisi menyebut korban diinjak-injak sedang 'di-ospek' sebelum bergabung ke kelompok atau geng para pelaku.

"Pemicunya itu si korban ini kan mau masuk (bergabung) ke kelompok mereka itu, jadi semacam 'di-ospek' ya, cuma dengan cara begitu. Jadi semuanya itu kan tujuh orang tu di dalam video itu, nah si korban ini yang namanya R mau masuk ke kelompok mereka itu," kata Kapolsek Bogor Timur AKP Asep Sundana, Kamis (4/6).

Saksikan Live DetikSore :

(sol/ygs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |