Jakarta, CNBC Indonesia - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengantisipasi bencana kebakaran hutan terutama di Provinsi Kalimantan Timur. Sejumlah cara dilakukan untuk menekan kebakaran hutan masuk kawasan IKN.
Dalam keterangannya dikutip Selasa (25/8/2026), OIKN bersama TNI Angkatan Udara, BMKG, BPBD, dan sejumlah instansi terkait melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara, Sabtu (22/8/2026). Pada penerbangan pertama, pesawat Casa 212 A-2105 diberangkatkan dari Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan dengan membawa 800 kilogram bahan semai NaCl menuju awan potensial di kawasan utara IKN.
"Operasi ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak musim kering, kekeringan, serta potensi kebakaran hutan dan lahan," tulis OIKN.
Otorita IKN bersama TNI Angkatan Udara, BMKG, BPBD, dan sejumlah instansi terkait melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara, Sabtu (22/8/2026). (Dok. Humas OIKN via Thread/ikn_id) Foto: Otorita IKN bersama TNI Angkatan Udara, BMKG, BPBD, dan sejumlah instansi terkait melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara, Sabtu (22/8/2026). (Dok. Humas OIKN via Thread/ikn_id)
Di tengah kondisi Kalimantan Timur yang hampir dua pekan tidak turun hujan, pemantauan awan menjadi kunci agar penyemaian dapat dilakukan pada titik yang tepat dan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.
Melalui OMC, Otorita IKN berupaya menjaga ketersediaan air permukaan di Nusantara dan wilayah sekitarnya.
"Kerja bersama lintas unsur ini juga memperkuat langkah pencegahan Karhutla, terutama saat BPBD mencatat ratusan titik kejadian kebakaran lahan di Kalimantan Timur sepanjang Agustus," tutup OIKN.
(wur/wur)
[Gambas:Video CNBC]


















































