Eropa Membeku, Bandara Prancis-Jerman Batalkan Ratusan Penerbangan

1 day ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Badai salju yang melanda Eropa menyebabkan gangguan besar pada transportasi udara dan darat. Ratusan penerbangan dibatalkan di Paris dan Amsterdam, serta aktivitas publik yang nyaris lumpuh di sejumlah kota utama.

Di Prancis, sekitar 140 penerbangan dibatalkan pada Rabu (7/1/2026) pagi waktu setempat. Sebanyak 100 penerbangan dibatalkan di Bandara Charles de Gaulle dan 40 lainnya di Bandara Orly akibat hujan salju dan suhu dingin ekstrem.

Menteri Transportasi Prancis Philippe Tabarot mengatakan gangguan ini sebenarnya telah diperkirakan sejak Selasa malam. "Saya berharap situasi bisa kembali normal siang hingga sore ini," kata Tabarot kepada televisi CNews.

Selain penerbangan, seluruh layanan bus umum di Paris dan wilayah pinggiran kota dihentikan sementara karena jalanan licin. Meski demikian, sebagian besar layanan metro dan kereta komuter masih beroperasi.

Layanan cuaca Meteo France mencatat 38 dari 96 departemen daratan Prancis berada dalam status siaga akibat salju lebat dan es hitam. Ketebalan salju dilaporkan mencapai 3 hingga 7 sentimeter. Meteo France menyebut gelombang dingin ini memiliki "intensitas yang jarang terjadi untuk musim ini".

Selain itu, pemerintah melarang truk dan bus sekolah melintas di jalan raya pada sekitar sepertiga wilayah administratif, terutama di bagian utara negara itu. CEO Carrefour Alexandre Bompard memperingatkan kebijakan ini berpotensi mengganggu rantai pasok.

"Larangan truk kemungkinan akan menimbulkan gangguan, terutama untuk produk segar," ujar Bompard.

Pemerintah pun mengimbau warga di wilayah Paris untuk menghindari perjalanan yang tidak perlu dan bekerja dari rumah jika memungkinkan. Otoritas Prancis juga meminta maskapai mengurangi 40% penerbangan di Bandara Roissy-Charles de Gaulle dan 25% di Bandara Orly.

Situasi serupa terjadi di Belanda. Bandara Amsterdam Schiphol mengumumkan sedikitnya 700 hingga 800 penerbangan dibatalkan akibat salju dan angin kencang. Lebih dari 1.000 penumpang terpaksa bermalam di bandara.

"Kami telah menyiapkan tempat tidur lipat dan menyediakan sarapan bagi para penumpang yang tidak bisa melanjutkan perjalanan," kata pihak Bandara Schiphol dalam pernyataan resminya, seraya memperingatkan jumlah pembatalan masih berpotensi bertambah.

Maskapai KLM bahkan mengungkapkan kendala tambahan. Sementara itu, mitra mereka Air France menyatakan tidak mengetahui adanya kekurangan serupa di Prancis.

"Kami menghadapi keterbatasan cairan penghilang es untuk pesawat, dan keterlambatan pasokan membuat pengisian ulang stok menjadi sulit," ujar perwakilan KLM.

Dampak badai salju meluas ke negara lain. Bandara di Dublin dan Cork melaporkan sejumlah penerbangan ke dan dari Amsterdam serta Paris dibatalkan. Di Brussels, beberapa penerbangan juga terpaksa dibatalkan, sementara proses penghilangan es di landasan pacu menyebabkan penundaan.

Badai salju dan hujan lebat juga dilaporkan memicu kekacauan di kawasan Balkan Barat, menyebabkan penutupan jalan, pemadaman listrik, hingga sungai meluap. Otoritas di berbagai negara Eropa terus mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas dan tetap berada di rumah hingga kondisi cuaca membaik.

(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |