Duduk Perkara Brimob Dikeroyok Matel di Serang Dipicu Penarikan Mobil

1 day ago 7

Serang - Dua anggota Brimob Polda Banten, Bripda FS dan Bripda AY, menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh mata elang (matel) di Kota Serang. Peristiwa ini dipicu penarikan mobil milik anggota Brimob Briptu F oleh kelompok debt collector.

Dirkrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan menyampaikan kelompok matel itu telah mengintai mobil Xenia tahun 2024 milik Briptu F. Mobil tersebut sudah lama menunggak dan diduga menjadi target penarikan.

"Nunggak dari 2024, baru dilakukan pembayaran empat kali. Memang mereka berniat untuk menarik mobil yang menunggak," kata Kombes Dian, kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).

Dian mengatakan kelompok debt collector tersebut mendapatkan daftar kendaraan penunggak dari aplikasi. Mobil milik Briptu F masuk daftar tunggakan.

"Mereka menggunakan aplikasi dari PT PPNTT yang digunakan untuk mengetahui kendaraan-kendaraan yang telah menunggak pembayaran," ucapnya.

Mobil tersebut kemudian diketahui berada di daerah Taktakan, Kota Serang. Saat mobil keluar dari rumah sakit, mereka menghadang dan berusaha mengambil kendaraan tersebut.

"Istri korban yang berprofesi sebagai bidan di Rumah Sakit Fatimah pulang kerja sekira pukul 21.00 WIB. Kemudian dihadang sejumlah debt collector," kata Dian.

Istri Briptu F kemudian menghubungi suaminya. Briptu F pun datang bersama Bripda FS dan Bripda AY.

"Anggota ini (Briptu F) pergi bersama istrinya dari lokasi kejadian untuk mengamankan istrinya," kata Dian.

Di lokasi tersebut, awalnya terjadi keributan antara anggota Brimob dan beberapa matel. Kemudian muncul rombongan menggunakan mobil Sigra yang membawa senjata tajam dan membacok dua anggota Brimob tersebut.

"Jadi alat pembacok berupa kapak dan parang itu disiapkan di dalam satu mobil Sigra putih. Jadi pascakeributan anggota Brimob ini dengan para debt collector, datanglah satu mobil Sigra putih yang berisi enam orang," ujarnya.

"Kemudian mereka mengambil perlengkapan lalu langsung menyerang membabi buta personel Brimob yang ada di lokasi," ujarnya.

Setelah itu, pelaku kabur dengan membawa mobil yang menunggak serta kendaraan operasional matel. Anggota Brimob lain bersama beberapa orang melakukan pengejaran hingga dua pelaku, FN dan YS, ditangkap di dekat Gerbang Tol Serang Barat.

Polisi kemudian menangkap dua pelaku lain berinisial GB dan MM di wilayah Balaraja, Tangerang, pada Rabu (3/6). Sementara itu, polisi masih mengejar enam pelaku lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

"Yang sudah kami amankan empat orang. Kemudian masih dalam pengejaran. Yang sudah terdata dan kami sudah mengantongi identitasnya semua, itu ada enam orang," kata Dian.

Korban Alami Luka

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Hutapea mengatakan dua anggota Brimob mengalami luka sabetan senjata tajam. Keduanya harus menjalani perawatan setelah kejadian tersebut.

"Korban dari personel Brimob itu mengalami luka sabetan di tangan kanan dan luka di bagian kepala," katanya.

Sementara itu, tersangka FN dan YS yang diamankan di Serang Barat juga mengalami luka. Mereka sempat dihakimi massa saat ditangkap pada Selasa (2/6).

(aik/mea)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |