Cerita Warga Selamatkan Diri dari Kebakaran Maut Dekat Stasiun Tanah Abang

13 hours ago 1

Jakarta - Kebakaran maut di permukiman Jalan Citarum, Cideng, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus), membuat rumah tinggal warga hangus dan rata dengan tanah. Warga menceritakan bagaimana tiba-tiba api membesar, bahkan terdengar suara ledakan.

Seorang warga korban kebakaran, Rusminah (65), mengatakan sedang menyiapkan bahan dagangan sebelum mendapatkan informasi dari tetangga terjadi kebakaran. Dia panik dan langsung ke luar rumah.

"Kebakaran, kok kamu bilang ke aku udah gede, kata saya. Pas lagi kecil dong, biar aku bisa nyelamatin apa-apa, kata saya. Ya udah, saya nggak bisa nyelamatin apa-apa, lari sama anak saya nggak pakai apa-apa. Udah, cuma ini, sebadan doang sama nggak pakai sendal," kata Rusminah saat ditemui di lokasi, Jumat (5/6/2026).

Rumah kontrakan Rusminah terletak hanya beda dua rumah dengan titik api. Dia tinggal di rumah pojok belakang bersama putrinya.

Sesaat keluar dari rumah, Rusminah mendengar suara ledakan. Itu membuatnya panik.

"Api gede. Terus abis gede-gede, ledak tuh, gas kali ya," jelas dia.

"Kan dor gitu, itu kan gede kan. Terus berarti itu gas," imbuhnya.

Rusminah melihat warga lain yang juga korban panik saat api membesar. Seingatnya, saat itu masih pagi dan azan Subuh belum berkumandang.

"Keluar, pada panik keluar, pada lari masing-masing. Ketakutanlah. Terus ada bapak-bapak keluar tuh yang di dalam, mau keluar," ucapnya.

Warga lain yang juga korban, Wahid (50), mengatakan sedang menyiapkan bahan dagangan gado-gado. Saat api membesar, dia bahkan tak sempat mengangkat bahan dagangannya, dan menyelamatkan apa yang menurutnya penting.

"Saya mau salat Subuh. Terus nggak jadi, pas saya mau berangkat, api udah nyala. Ya nggak jadi bantuin, tapi udah nggak keburu selametin," ucap Wahid.

"Lagi masak, noh masih kelihatan noh pancinya, nasi telurnya itu, masih nasi juga. Iya pancinya... masih telurnya itu," sambungnya.

Wahid hanya sempat membawa motor dan beberapa baju saat kebakaran. Sedangkan bahan dagangannya hangus.

"Ya paling ya itu aja, motor, terus baju sedikit-sedikit ada juga. Gitu aja yang saya nggak bisa selametin, noh panci yang masih ada nasinya lagi masak. Lah itu penggorengan aja sampai somplak tuh kena api. Wajan itu ya. Itu kentang noh, kerupuk, mateng," katanya.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 04.48 WIB tadi. Total ada 22 unit mobil damkar dan 88 orang petugas yang dikerahkan.

Sebanyak 10 keluarga terdiri atas 40 jiwa terdampak kebakaran itu. Dilaporkan ada 6 rumah terdampak kebakaran tersebut.

Kebakaran itu menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 5 orang terluka. Warga yang terluka telah dibawa ke RS Tarakan.

Tonton juga video "Kebakaran Dekat Stasiun Tanah Abang, Perjalanan KRL Terhambat"

(ygs/ygs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |