Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak orang masih bingung saat ingin membeli emas karena di pasaran tersedia berbagai pilihan kadar, mulai dari 22 karat, 23 karat, hingga 24 karat. Perbedaan kadar emas ini memang bisa mempengaruhi harga, warna, daya tahan, hingga cocok atau tidaknya emas dijadikan investasi.
Secara umum, kadar karat menunjukkan tingkat kemurnian emas. Semakin tinggi angka karatnya, maka semakin besar kandungan emas murni di dalamnya.
Standar tertinggi adalah emas 24 karat yang hampir seluruhnya terdiri dari emas murni tanpa campuran logam lain. Sistem perhitungannya menggunakan total 24 bagian, sehingga setiap 1 karat mewakili 1/24 bagian emas.
Sebagai contoh, emas 22 karat berarti terdiri dari 22 bagian emas murni dan dua bagian logam campuran seperti tembaga atau perak. Campuran ini membuat emas menjadi lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk.
Lalu, mana yang paling cocok untuk investasi?
Mengutip dari laman Pegadaian, Sabtu (23/5/2026), dilihat dari tingkat kemurniannya, emas 24 karat memiliki kandungan emas sekitar 99,90% hingga 99,98%, sehingga menjadi pilihan utama untuk investasi jangka panjang.
Sementara emas 23 karat memiliki kandungan emas sekitar 95,83% hingga 98,89%, sedangkan emas 22 karat berkisar 91,67% hingga 95,82%.
Dari sisi warna, emas 24 karat memiliki warna kuning paling terang dan tajam karena hampir tidak mengandung logam campuran. Emas 23 karat tampil sedikit lebih lembut, sedangkan emas 22 karat cenderung lebih pucat atau agak kemerahan akibat campuran logam lain.
Namun, semakin murni emas, biasanya teksturnya semakin lunak. Oleh sebab itu, emas 24 karat lebih mudah tergores atau berubah bentuk dibanding emas 22 karat yang lebih kuat dan tahan dipakai sehari-hari.
Soal harga, emas 24 karat menjadi yang paling mahal karena kandungan emas murninya paling tinggi. Nilai buyback atau jual kembalinya juga paling besar dan mengikuti pergerakan harga emas dunia.
Untuk emas 23 karat dibanderol lebih mahal dibanding 22 karat, sementara emas 22 karat menjadi yang paling terjangkau di antara ketiganya.
Dari sisi penggunaan, emas 24 karat umumnya dipilih sebagai instrumen investasi atau tabungan emas karena nilai kemurniannya tinggi. Biasanya emas jenis ini dijual dalam bentuk batangan.
Sementara emas 22 karat lebih banyak digunakan sebagai perhiasan harian karena lebih kuat dan tahan gores. Sedangkan emas 23 karat kerap dianggap sebagai jalan tengah antara investasi dan koleksi perhiasan.
(haa/haa)
Addsource on Google


















































