Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan (Jaksel), yang rusak akibat ditabrak truk akan dibangun kembali. Namun Pramono mengungkapkan anggaran untuk pembangunan ulang JPO tersebut saat ini belum tersedia.
Pramono mengatakan Pemprov DKI tengah mencari berbagai sumber pendanaan agar pembangunan JPO bisa segera direalisasikan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan ialah menggunakan dana corporate social responsibility (CSR), koefisien lantai bangunan (KLB), hingga APBD Perubahan.
"Kalau Bina Marga menyampaikan bahwa belum akan dibangun karena memang pasti anggarannya belum ada, maka dengan demikian saya akan mencarikan ruang apakah melalui APBD Perubahan, atau dana-dana CSR, atau dana-dana KLB, atau kami mengundang strategic partner untuk membangun itu," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (15/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Pramono, pembangunan JPO tidak boleh berlarut-larut lantaran lokasinya berada di kawasan yang padat kendaraan dan menjadi titik penyeberangan masyarakat.
"Tetapi, yang jelas, karena lokasi itu adalah lokasi yang sangat padat dan strategis, harus segera ada JPO untuk menyelesaikan persoalan di lapangan. Jadi itu yang paling penting," ujarnya.
Pramono juga menanggapi usulan agar Pemprov DKI menuntut ganti rugi kepada pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. Mantan Seskab tersebut menyerahkan proses hukum kepada dinas terkait bersama aparat penegak hukum (APH).
"Nanti biar dinas terkait beserta APH yang akan memproses itu, apakah dilakukan penuntutan atau tidak, tentunya dinas terkait dan APH yang akan melakukannya," katanya.
Pramono kembali menegaskan hasil pemantauan sementara menunjukkan kecelakaan terjadi akibat kelalaian sopir truk yang membawa muatan melebihi batas tinggi yang diizinkan sehingga menabrak JPO.
"Yang terjadi begitu kejadian kemarin, melihat persoalan di lapangan betul-betul karena kesalahan keteledoran sopir yang mengangkut muatan yang tingginya melebihi dari batasan yang diizinkan, sehingga menyangkut ke JPO," ungkapnya.
Sebelumnya, JPO di Jalan Kapten Tendean mengalami kerusakan parah setelah tertabrak truk crane pada Selasa (14/7) pagi. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami rekayasa sebelum akhirnya kembali normal pada malam harinya.
Lihat Video 'Jalan Kapten Tendean Jaksel Sudah Normal Kedua Arah':
(bel/rfs)

















































