Bakal Hadir di Forum Ekonomi Dunia, Prabowo Bawa Misi Khusus

1 day ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - World Economic Forum (WEF) 2026 kembali diselenggarakan di Davos, Swiss, pada 19-23 Januari 2026 di Davos, Swiss. Pertemuan tahunan pemimpin negara-negara dunia, pengusaha, akademisi, dan perwakilan masyarakat sipil untuk memahami tantangan global ini mengangkat tema 'A Spirit of Dialogue'.

Dalam kesempatan ini, untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir. Delegasi Indonesia ke WEF 2026, yang terdiri dari pemerintah dan pelaku bisnis akan menjadi yang terbesar dan paling strategis dalam hal partisipasi.

Diketahui forum ekonomi ini akan menavigasi risiko geopolitik dan ketidakpastian ekonomi hingga memanfaatkan inovasi. Forum berfokus pada jalur praktis dan berorientasi solusi yang mendukung ketahanan, daya saing, dan pertumbuhan inklusif, termasuk penerapan teknologi transformatif secara bertanggung jawab seperti AI generatif.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyebut sebagai salah satu forum ekonomi global paling berpengaruh, WEF 2026 menjadi ruang strategis untuk menyampaikan kemajuan dan arah pembangunan Indonesia kepada para pemimpin dunia serta investor internasional.

"Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM bersama Danantara tengah memfinalisasi seluruh persiapan, termasuk sponsorship resmi Indonesia, agar kita hadir dengan pesan yang solid, terkoordinasi, dan citra terbaik di panggung global," ungkap Rosan, dikutip Rabu (7/1/2026).

Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama ekonomi Indonesia dan Swiss, dengan fokus pada outlook investasi Indonesia, kolaborasi sektor mineral dan logam, pengembangan vokasi, serta persiapan partisipasi Indonesia dalam World Economic Forum 2026 di Davos.

Sebagai informasi para peserta World Economic Forum 2026 meliputi kepala eksekutif dan pemimpin dari perusahaan-perusahaan mitra, bersama dengan kepala negara dan pemerintahan, pejabat publik dari negara-negara G7, G20, BRICS, dan lainnya, serta para pemimpin organisasi internasional. Dengan separuh dari para pemimpin yang hadir berasal dari Global South, pertemuan ini mencerminkan beragam perspektif yang dibentuk oleh konteks ekonomi, sosial, dan regional yang berbeda.

(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |