10 Asosiasi Desa Dukung Percepatan Pembangunan 80 Ribu Kopdes Se-Indonesia

3 days ago 10
Jakarta -

Total 10 asosiasi desa menyatakan dukungan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) seluruh Indonesia. Mereka mendukung percepatan 80 ribu KDKMP yang kini tengah dibangun.

"Kami para ketua umum asosiasi desa di seluruh Indonesia pada dasarnya mendukung secara penuh program strategis nasional terkait akselerasi atau percepatan pembangunan KDKMP di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia," kata Ketua Umum APDESI Merah Putih, Anwar Sadat, dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).

Pernyataan dukungan itu terdiri dari APDESI Merah Putih, APDESI, PAPDESI, DPN PPDI, PP PPDI, PP PABPDSI, ABPEDNAS, KOMPAKDESI, dan Gema Desa Nuswantoro. Anwar mengatakan forum organisasi desa Indonesia bersepakat untuk memberikan kontribusi positif demi membangun keadilan, kesejahteraan, khususnya bagi warga desa di seluruh Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam hal ini, kami sangat mengapresiasi terhadap Bapak Presiden Prabowo Subianto terkait program strategis nasional yang tentunya Pak Presiden Prabowo Subianto ingin meletakkan kerangka dasar ekonomi diawali dari desa dan kelurahan," ungkapnya.

"Andaipun ada hal-hal yang sifatnya strategis ataupun evaluasi, kami sudah bersepakat akan menyampaikan secara baik, menyampaikan secara sistematis terkait hal-hal yang harus menjadi pelengkap program tersebut," tambah Anwar.

Anwar mengatakan 10 asosiasi desa ini telah bersepakat untuk mengawal program strategis KDKMP.

"Dan harapan besarnya bahwa kami bersepakat untuk terus mengawal program strategis nasional ini terkait KDKMP berjalan dengan sukses dan secepatnya bisa terbangun di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia," jelasnya.

Asosiasi desa juga memberikan dukungan agar pemerintah mempercepat pembangunan 80 ribu KDKMP di seluruh desa-desa Indonesia.

"Dan yang selanjutnya mungkin kami harapkan para ketua umum bisa memberikan masukan ataupun spirit dalam pembangunan KDKMP ini secara cepat. Agar kita bisa bersama-sama bagaimana pembangunan KDKMP di seluruh Indonesia di desa dan kelurahan bisa secepatnya terbangun di 80 ribu di Indonesia," tuturnya.

Tanggapan soal Kopdes Merah Putih di Hutan-Gunung

Selain itu, Anwar Sadat juga bicara soal lokasi Kopdes Merah Putih di tengah tambak, pantai, hutan, hingga pegunungan yang ramai dibicarakan di media sosial. Anwar mengatakan itu merupakan framing untuk merusak program tersebut.

Sebagai informasi, di media sosial X, unggahan video menunjukkan lokasi Kopdes Merah Putih berdiri di tengah hutan. Dalam unggahan tersebut, bangunan Kopdes Merah Putih berdiri di tengah lahan yang jauh dari akses jalan.

"Terkadang sesuatu hal yang ditampilkan di media sosial kan tidak seluruhnya benar. Ada juga framing-framing yang ingin merusak kaitan program ini," ujar Anwar.

Anwar mengatakan di manapun lokasi Kopdes, tak menyulitkan sistem usaha kopdes. "Tapi pada dasarnya, tempatnya di mana pun ketika sistem usahanya dibangun secara digital ataupun secara terstruktur dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, saya kira itu secara gampang bisa dilaksanakan," katanya.

Anwar menjelaskan sistem Kopdes Merah Putih dilengkapi dengan aplikasi untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat di berbagai sektor. Masyarakat desa dinilai bisa lebih berdaya dan didekatkan dengan fasilitas maupun pelayanan yang baik dari kopdes.

"Karena beda halnya dengan ketika kita berusaha dengan sifatnya manual ya, dengan sifatnya manual. Karena kopdes atau KDKMP ini dilengkapi dengan aplikasi yang tentunya bisa memenuhi dan mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

"Baik dari segi pelayanan maupun kebutuhan dasar warga masyarakat itu sendiri eh terkait sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan juga hal yang lainnya yang. Sehingga masyarakat di desa itu bisa lebih berdaya dan didekatkan dengan fasilitas juga pelayanan yang baik dari KDKMP tersebut," tutupnya.

Simak juga Video 'Menkop Lapor Prabowo 15.845 Kopdes Selesai Dibangun':

(dvp/ygs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |